Rocky Gerung soal Masyarakat Dayak: Menghina di Mananya? Justru Saya Bela Agar Tak Dieksploitasi Cina

Harijal - Jumat, 04 Agustus 2023 23:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/08/f623d5082023_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Rocky Gerung menanggapi adanya kelompok masyarakat dayak yang menganggapnya melakukan penghinaan tentang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Jokowi. (Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)

JAKARTA - Rocky Gerung menanggapi adanya kelompok masyarakat dayak yang menganggapnya melakukan penghinaan tentang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menjadi program Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Rocky Gerung mengaku kaget dengan hal tersebut.

"Tiba-tiba masyarakat Dayak menganggap saya menghina adat dayak. Di mana hinaannya? Justru saya membela hak masyarakat adat untuk tidak dieksploitasi oleh investor Cina," tutur Rocky di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2023).

Dia mengaku bisa lima hingga enam kali diundang oleh komunitas masyarakat adat di Kalimantan untuk meminta pendapatnya tentang IKN. Dia pun menegaskan, IKN berbahaya secara diplomasi, geopolitik, bahkan kebudayaan.

"Karena pasti kalau ada IKN di situ masyarakat adat akan tersingkir, itu artinya hilang jejak kultural kita di situ. Jadi dari awal saya membela masyarakat adat Dayak, Banjar, segala macam di situ, jadi kalau ada suatu teatrikal ada binatang digorok di situ saya menyesalkan. Siapa yang provokasi teman-teman Dayak saya yang pernah berkali-kali mengundang saya," kata Rocky.

Dia menegaskan, sangat mencintai bumi Kalimantan, sehingga sampai dengan saat ini mengkritisi pembangunan IKN, meminta agar tidak ada Tanah Borneo yang dijual ke asing.

“Pada waktu itu dua hari sebelumnya kan beritanya Pak Jokowi pergi ke Cina untuk minta investor asing tanam, bahkan kira-kira Pak Jokowi bilang udah saya kasih konsesi 180 tahun Anda tolong buatkan kami, bagaimana mungkin. Itu yang disebut presiden menjual negara, kenapa presiden ya memang faktanya presiden berupaya menjual lahan di Kalimantan untuk dijadikan IKN. Dia sudah jualan ke negara-negara Arab nggak bisa, ke Kanada nggak bisa, sekarang jualan ke Cina itu,” terang Rocky.

Rocky Menilai IKN Menggerogoti APBNJika IKN dijalankan, kata Rocky, tentu akan ada perjanjian-perjanjian tertentu yang disinyalir dapat merugikan. Bahkan ke depannya, IKN dinilainya dapat mengerogoti APBN yang seharusnya dapat dipakai untuk pendidikan tinggi dan pemasalahan stunting anak-anak Kalimantan.

“Demikian juga di tempat lain, mungkin NTT, NTB, Papua, ada orang yang merasa tersinggung iya saya minta maaf karena saya menyebabkan kalian berselisih. Nanti diterangkan apakah perselisihan itu saya yg picu, bukankah ada forum untuk menyelesaikan perselisihan, kenapa mesti pakai kekerasan,” ujarnya.

“Tapi saya menangkap itu, bahwa kemarahan itu harus diucapkan pertama kali. Dan itu yang membuat saya akan membuat saya mengatakan saya akan terus mengambil resiko untuk menjadi pendidik demokrasi itu dengan segala macam akibat,” Rocky menandaskan.

sumber

Berita Terkait

Nusantara

Borong 32 Emas di Kejurprov VIII Panahan Riau 2026, Pekanbaru Juara Umum

Nusantara

Dari Angka 6000-an, Hotspot Sumatera Tinggal 671, Langit Pekanbaru Cerah Diguyur Hujan

Nusantara

Gondol Aki Mobil, Pria Pengangguran di Rumbai Dibekuk

Nusantara

Dukung Kesejahteraan Masyarakat, Babinsa Koramil 06 Siak Hulu Dampingi Pemberian Sembako Bagi Warga Kurang Mampu

Nusantara

Niat Tulus Andi Saing Bangun Desa Teluk Sono, Gayung Bersambut dengan Masyarakat Luas

Nusantara

Kesebelasan UPT SDN 024 Tarai Bangun Sabet Juara II Kejuaraan Sepakbola Pulau Bayur 2026 Antar SSB Se-Riau