Panglima TNI Terima Audiensi Ketua Dewan Pers

Harijal - Kamis, 27 April 2023 22:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/04/56d027042023_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. didampingi Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono menerima Audiensi Ketua Dewan Pers Dr. Ninik Rahayu bersama Wakil Ketua Dewan Pers Muhamad Agung Dharmajaya, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Totok Suryanto dan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Kode Etik Jurnalistik Yadi Hendriana. Bertempat di Wisma Yani, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2023).

Diawal pertemuan, Ketua Dewan Pers menyampaikan terimakasih kepada Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, karena telah menerima dirinya dan rombongan untuk bersilaturahmi. Sejak dirinya dilantik sebenarnya punya keinginan bisa ngider ke semua Pimpinan lembaga walaupun dengan waktu yang sangat mendadak. Pertemuan tersebut diantaranya membahas situasi Papua.

Terkait dengan siaga tempur, Panglima TNI menjelaskan bahwa siaga tempur bukanlah operasi tempur, namun siaga jika sewaktu-waktu diserang sudah siap. Secara umum, situasi di Papua  aman. Seperti di Sorong, Manokwari dan Merauke cukup petugas Koramil, Kodim, Lanal, Lanud, personel organik saja yang berinteraksi dengan masyarakat umum secara damai.

"Siaga tempur kemarin saya buat hanya di Nduga, karena daerahnya rawan. Namun bukan operasi tempur. Selanjutnya jika daerah yang sudah aman seperti di Sorong, Manokwari, Biak yang ditugaskan untuk menjaga cukup personel Kodim dan Koramil," tegas Panglima TNI.

Lebih lajut Panglima TNI mengatakan bahwa semuanya kegiatan TNI adalah operasi, seperti Operasi Teritorial, Operasi Pengamananan Daerah Rawan (Ops Pam Rahwan), Operasi Pengaman Perbatasan (Ops Pamtas), dan Operasi Pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki). "Namun, operasi penegakan hukum Damai Cartenz dan pendekatan tetap dilaksanakan," ucap Laksamana TNI Yudo Margono.

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Aidil

Berita Terkait

Nusantara

Pengembangan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru

Nusantara

Aktivis Soroti Persoalan Agraria: Masyarakat Jangan Dipersulit

Nusantara

DPRD Riau Dorong Pembentukan Satgas Solar

Nusantara

Tekanan Fiskal, RAPBD-P Riau 2026 Fokus Pengendalian Belanja

Nusantara

Kelompok Tani Duta Tani Tanam Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan di Pekanbaru

Nusantara

Bangkai Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Bakau Mandah Inhil