Wapres Minta Dana Desa Dikelola Secara Akuntabel

Harijal - Senin, 20 Maret 2023 19:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/03/72b005032023_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

PELALAWAN - Indonesia berkomitmen dan mengajak seluruh negara agar peduli terhadap ancaman bencana akibat perubahan iklim, serta melakukan aksi nyata untuk mendorong pemulihan lingkungan dan iklim yang kuat dan inklusif. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma'ruf Amin saat memghadiri peringatan Hari Desa Asri Nusantara di Desa Makmur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin (20/3/2023). 

Dijelaskan Wapres, bahwa hampir satu dekade desa telah masuk dalam panggung utama pembangunan nasional, khususnya sejak terbitnya UU Desa Nomor 6 Tahun 2014. 

Pembangunan desa sebagai salah satu upaya untuk memajukan bangsa, merupakan tiang pancang penting pembangunan nasional. Pembangunan desa juga sebagai pusat pertaruhan masa depan karena aneka problematika vital kehidupan bermukim di desa, seperti kemiskinan, akses pelayanan sosial dasar, ekologi, penyempitan lahan, penguasan sumber daya ekonomi, dan kerentanan sosial. 

Terkait hal itulah Ma'ruf Amin meminta agar kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa bekerja sama mengelola dana desa secara akuntabel dan penuh integritas, serta memperbanyak investasi hijau yang masuk ke desa-desa. 

"Hal ini guna memenuhi kebutuhan dasar, membangun sarana dan prasarana, menghapus kemiskinan ekstrem, menurunkan angka stunting, menciptakan lapangan kerja, serta menghasilkan alternatif sumber pendapatan bagi para petani dan nelayan. Jika ini bisa direalisasikan, maka kemuliaan pembangunan di wilayah pinggiran dapat dikatakan telah dikerjakan," jelas Wapres. 

Selain itu, Ma'ruf Amin juga mengingatkan bahwa perubahan iklim memberikan dampak negatif yang tidak berimbang bagi masyarakat desa, dibandingkan masyarakat kota.

Masyarakat desa, menurutnya menghadapi tantangan yang lebih berat dalam merespons dampak perubahan iklim, sehingga lebih rapuh dalam menghadapi bencana iklim apabila dibandingkan masyarakat perkotaan. 

Apalagi, diperdesaan masyarakat sangat bergantung pada alam untuk kehidupan mereka. Perubahan iklim dapat menyebabkan perubahan kondisi alam yang memicu pergeseran aktivitas ekonomi dan struktur sosial secara drastis dan berbiaya tinggi. 

Untuk menghadapi kondisi itu, Wapres Ma'ruf Amin menyatakan perlu langkah sigap dan serius dari seluruh pemangku kepentingan dan komitmen kuat dalam implementasi program pembangunan berketahanan iklim. 

"Khusus terkait perubahan iklim, hal ini merupakan ujian berat bagi seluruh umat manusia dan planet bumi. Apabila tidak segera dimitigasi, dampak perubahan iklim kian hari akan kian parah dan mengancam kelangsungan hidup anak cucu," pungkas Wapres.(mcr)

Berita Terkait

Nusantara

Musim Haji 1447 H/2026, Ini Pesan Penting untuk Jemaah Riau

Nusantara

Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai

Nusantara

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Nusantara

Jekson Sihombing Dipindah ke Nusakambangan Saat Proses Banding, Maizar: Sesuai Prosedur

Nusantara

PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sebagai Sosok Total dan Berdedikasi

Nusantara

Tahlilan Tujuh Hari Berpulangnya Zulmansyah Sekedang, PWI Riau Larut dalam Haru