Kepala Bakamla RI Paparkan Kondisi Kamla Indonesia di Forum KKPH

Harijal - Selasa, 07 Maret 2023 10:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/03/8ea68a032023_untitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Bakamla RI

JAKARTA - Kepala Bakamla RI Lakdsya TNI Dr. Aan Kurnia hadiri Forum Keamanan, Keselamatan dan Penegakan Hukum (KKPH) di Wilayah Perairan dan Yurisdiksi Indonesia di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Jakarta, Senin (6/3/2023).

Forum tersebut membahas mengenai situasi keamanan laut Indonesia, pelaksanaan Peraturan pemerintah (PP) No. 13 Tahun 2022, serta rekomendasi terkait keamanan laut Indonesia guna menyinergikan paradigma dan komitmen para penegak hukum di laut. Forum tersebut di pimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, S.H., S.U., M.I.P.

Dalam forum tersebut, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia pada paparannya menyampaikan bahwa pada tahun 2022 terjadi penurunan kuantitas ancaman maritim dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun demikian, penangkapan ikan secara illegal serta penyelundupan baik narkoba, hewan, maupun minuman keras menjadi ancaman prioritas yang harus ditanggulangi. “Tak hanya itu, Tahun 2023 perlu adanya peningkatan kapasitas dan kapabilitas patroli bersama,”ujar Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia.

Lebih lanjut Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menjelaskan bahwa R-Perpres tentang Jaknas Kamla telah sampai pada tahapan harmonisasi. Dalam bidang operasi, patroli bersama akan ditingkatkan menjadi 75 hari dengan penambahan sektor patroli di laut Arafuru. Sedangkan dalam hal integrasi sistem informasi, saat ini telah terinstalasi perangkat sistem informasi berbagi pakai di 6 K/L. Targetnya adalah 26 K/L hingga tahun 2024.

Instansi yang turut menghadiri forum KKPH yaitu Bakamla RI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bappenas, TNI, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Keuangan, Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Polri dan BMKG.

Kepala Bakamla RI turut didampingi oleh Deputi Operasi dan Latihan Laksma Bakamla Bambang Irawan, S.E, M.Tr. (Opsla);  Deputi Informasi, Hukum, dan Kerjasama Laksma TNI Dr. Samuel H. Kowaas, M.Sc., CSBA.; Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Friche Flack; dan Pranata Humas Ahli Madya Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandita, S.T., M.M., M.Tr.(Hanla).

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Berita Terkait

Nusantara

Suara Panpahan, Alarm Keras Perang Melawan Narkoba

Nusantara

Musim Haji 1447 H/2026, Ini Pesan Penting untuk Jemaah Riau

Nusantara

Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai

Nusantara

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Nusantara

Jekson Sihombing Dipindah ke Nusakambangan Saat Proses Banding, Maizar: Sesuai Prosedur

Nusantara

PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sebagai Sosok Total dan Berdedikasi