Bakamla RI Siap Gelar Operasi Udara Maritim 2023

Harijal - Jumat, 03 Maret 2023 18:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/03/826b07032023_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Bakamla RI

JAKARTA - Bakamla RI gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Operasi Udara Maritim “Bhuana Nusantara”, yang diadakan di Aula Ary Hasibuan Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2023). Rapat ini dipimpin oleh Direktur Operasi Udara Bakamla RI Laksma Bakamla Ferdinand Roring, dan dihadiri jajaran Pejabat Tinggi dan Menengah Bakamla RI.

Dalam Rakor ini terdapat 4 materi yang disampaikan yaitu Peta Kerawanan, Analisa Ancaman dan Mekanisme Pertukaran Informasi; Materi Kesiapan Unsur Laut dan Gelar Operasi Laut Tahun 2023; Materi Data Anomali dan Target Kapal Operasi; serta Materi Rencana Pelaksanaan Operasi Udara Maritim “Bhuana Nusantara” Tahun 2023.

Operasi akan diadakan dalam 3 periode. Periode pertama akan dilaksanakan di Zona Bakamla Tengah, periode II akan dilaksanakan di Zona Bakamla Barat. Di periode terakhir, operasi akan dilaksanakan di Zona Bakamla Barat.

Target operasi kali ini terdiri dari Illegal Fishing, Logging, and Mining, Penyelundupan (narkoba, miras, senjata, BBM, pencari suaka melalui jalur laut), Perompakan, Pencemaran laut, Pengangkatan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), serta SAR terbatas (pencarian kapal yang terkena musibah berdasarkan perintah/kondisi aktual).

Sebagaimana dijelaskan, tujuan dari operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Selain itu, operasi ini juga berupaya meningkatkan waktu tanggap (response time) terhadap penanganan kejadian keamanan dan keselamatan di laut. Dengan adanya operasi ini diharapkan dapat mengurangi pemeriksaan berulang berdasarkan data aduan dari masyarakat pengguna laut.

Untuk membantu kelancaran operasi, Kolonel Bakamla David Hastiadi selaku Kasubdit Penyelenggaraan Operasi Laut Bakamla RI, memaparkan akan ada beberapa instansi yang ikut serta seperti TNI AL, KPLP, KKP, dan Polairud. Dalam rapat tersebut juga disampaikan beberapa titik lokasi rawan pelanggaran hukum berdasarkan intensitas kejadian pada tahun 2022 oleh  Statistisi Ahli Madya pada Direktorat Datin Bakamla RI Kolonel Bakamla Tri Haryo.

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI Kapten Bakamla Yuhanes Antara, S.Pd.

Berita Terkait

Nusantara

Pustu Dendan Klarifikasi Soal Biaya Persalinan Rp10 Juta

Nusantara

Pengembangan Kasus Sabu, Polsek Bonai Darussalam Temukan Senpi Rakitan dan Peluru

Nusantara

Aktivis Soroti Persoalan Agraria: Masyarakat Jangan Dipersulit

Nusantara

DPRD Riau Dorong Pembentukan Satgas Solar

Nusantara

Tekanan Fiskal, RAPBD-P Riau 2026 Fokus Pengendalian Belanja

Nusantara

Kelompok Tani Duta Tani Tanam Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan di Pekanbaru