Jubir: Positif Corona Keluhan Ringan Tak Perlu Dirawat di RS

Harijal - Minggu, 22 Maret 2020 18:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/03/20ba87032020_untitled9.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(ANTARA FOTO /Aswaddy Hamid)
Pasien positif corona dengan keluhan ringan dinilai tak perlu dirawat di RS.

JAKARTA- Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto menyebut orang yang sudah dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 namun dengan gejala ringan tak perlu dirawat di rumah sakit.

Pasien tersebut menurutnya cukup dengan hanya mengisolasi diri di rumah. 

"Kalau kita lihat dan teliti dengan baik sebenarnya banyak di antara mereka tidak perlu ke rumah sakit. Karena positif dengan keluhan ringan sebenarnya cukup dengan isolasi diri," kata Yuritanto dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Minggu (22/3). 

Yurianto mengatakan saat ini tercatat ada 514 kasus positif corona. Belum lagi pasien dengan pengawasan dan warga dengan gejala flu yang memeriksakan diri ke RS.

Hal ini membuat kapasitas rumah sakit banyak yang penuh untuk menangani pasien corona atau dengan gejala corona.

Oleh karena itu, menurut dia, pilihan untuk mengisolasi diri termasuk bagi seseorang yang sudah dinyatakan positif perlu dilakukan. Sehingga rumah sakit bisa diprioritaskan bagi pasien positif corona dan benar-benar membutuhkan perawatan. 

"Sehingga hanya kasus sedang berat dengan komplikasi dengan berat ini saja lah kita kirim ke rumah sakit dengan peralatan yang canggih. Kita harus selektif untuk manfaatkan rumah sakit yang ada," katanya.

Yurianto menjelaskan, seseorang yang tengah menjalani isolasi di rumah tetap harus memperhatikan kontak dengan anggota keluarga yang lain. Misalnya, kata dia tidak menggunakan alat makan dan minum bersama.

Sementara bagi anggota kelurga dan tetangganya harus tetap memberikan dukungan kepada seseorang yang tengah mengisolasi dirinya.

Yurianto menyebut data per Minggu (22/3) jumlah pasien positif bertambah 64 orang. Sehingga kini total jumlah pasien yang positif terinfeksi virus tersebut menjadi 514. Kenaikan juga terjadi pada korban yang meninggal, yang kini menjadi 48 korban jiwa. Sementara untuk jumlah pasien sembuh menjadi 29 orang.

"Ada penambahan kasus baru sebanyak 64 orang. Sehingga total kasus adalah orang 514 orang," kata dia.

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Nusantara

Indonesia Menuju Jurang?

Nusantara

Wakapolda Riau Kunjungi Inhil, Wabup Yuliantini Tekankan Kolaborasi dan Penghijauan

Nusantara

Pramuka Kwarcab 04.02 Ikuti Kegiatan KKRI di Makodim 0314/Inhil

Nusantara

Polda Riau Kerahkan Tim RAGA dan Brimob Jaga Keamanan Masyarakat saat Pemadaman Listrik

Nusantara

Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang

Nusantara

Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026