Sains Dalam Alquran, Atmosfer Materi yang Ada di Antara Langit dan Bumi

Harijal - Jumat, 20 Desember 2019 23:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/12/ad1b46122019_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Monitor Expresso)
tmosfer yang berada di antara langit dan bumi

Atmosfer yang berada di antara langit dan bumi (Foto: Monitor Expresso)Dalam Alquran Allah berulang kali menyebutkan materi yang ada di langit dan di bumi. Maha Suci Allah berusaha menjelaskan materi tersebut dalam berbagai firmannya.

Berikut sejumlah firman dalam Alquran mengenai materi yang ada di langit dan di bumi.

Allah berfirman, "(Dialah) Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya maka sembahlah dia dan berteguh hatilah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya?" (QS Maryam: 65).

"Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya." (QS Al-Maidah: 17).

"Dan, Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan kebenaran." (QS Al-Hijr: 85).

"(Dialah) yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa." (QS Al-Furqan: 59).

Rasulullah bersabda, "Maha Suci Allah sebanyak ciptaan-Nya di langit, Maha Suci Allah sebanyak ciptaan-Nya di bumi, Maha Suci Allah sebanyak ciptaan-Nya di antara langit dan bumi, Maha Suci Allah sebanyak semua ciptaan-Nya."

Studi-studi astronomis menyepakati, alam semesta dipenuhi oleh materi dan energi karena penciptaan waktu, ruang, materi, dan energi berkaitan dengan proses terjadinya ledakan besar. Waktu berkaitan dengan ruang dan juga sebaliknya. Materi dan energi pun berkaitan dengan waktu dan ruang.

Materi dan energi berkumpul dalam beragam benda-benda langit dengan konsentrasi yang berbeda-beda. Bintang-bintang tercipta dari asap alam semesta, kemudian meledak dan kembali menjadi asap. Kemudian bintang-bintang tercipta lagi dari asap. Semua benda itu menempati ruang di antara langit dan bumi.

Lapisan atmosfer yang melingkupi bumi juga menempati ruang di antara langit dan bumi. Selimut gas ini tersusun dari campuran antara materi-materi yang naik dari kawah gunung berapi selama bertahun-tahun dan materi-materi yang terdapat di antara planet-planet dan bintang-bintang.

Campuran kedua materi itu kemudian membentuk lapisan atmosfer.

Di dalam lapisan atmosfer sendiri terbentuk uap air yang berasal dari lautan dan samudera.

Uap air itu naik dan membentuk mendung. Dari uap air itulah turun hujan dan salju. Dari uap itu pula terjadi fenomena halilintar, petir, dan angin topan.

Selain itu, atmosfer juga berperan besar dan penting dalam proses terjadinya pemantulan (ar-raj'u). Oleh sebab itu, atmosfer merupakan pembatas yang hakiki antara langit dan bumi.

Atmosferlah yang mengembalikan kepada bumi hujan, gas-gas, gelombang radio, panas, dan lain-lain.

Pengetahuan ini dikutip dari Buku Pintar Sains Dalam Al-Quran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah, karya Nadiah Thayyarah.

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini

Muslim

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 22 Kasus Narkotika

Muslim

Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik

Muslim

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Berikan Solusi

Muslim

Penerbangan Pekanbaru-Melaka Dibuka, Tiga Kali Sepekan

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan