Agar Berkah, Baca Doa Berangkat Kerja Ini

Harijal - Jumat, 08 November 2019 09:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/11/b0ca13112019_untitled7.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Shutterstock
Ilustrasi.

PAGI merupakan waktu paling sibuk di antara waktu sepanjang hari. Sebab setelah istirahat sepanjang malam, setiap manusia bangun lagi untuk memulai aktivitas semisal Salat Subuh, memasak, berangkat sekolah, berangkat kerja dan lain-lain. Nah bagi Anda yang ingin mencari nafkah, agar berkah bacalah doa berangkat kerja.

Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin, mengatakan, banyak ijazah-ijazah para Alim, para kyai terkait doa berangkat kerja agar memperoleh kesuksesan dan berkah.

"Banyak ijazah-ijazah para Alim, para kiai terkait doa-doa apa yang sesuai mengiringi kita menuju tempat kerja kita agar selamat, sukses, dan berkah atau bahkan kita mendapatkan hasil yang terbaik," katanya saat dihubungi Okezone.

Ainul Yaqin menambahkan bahwa doa apapun yang dipanjatkan ketika hendak berangkat, itu baik buat Muslim. Doa itu bisa mendatangkan karomah, kasih sayang, dan sifat rahim.

"Maka sesungguhnya doa apapun yang baik dan Istiqomah akan mendatangkan karomah, kasih sayang, dan sifat rahim khusus dari Allah SWT, untuk mereka yang Istiqomah meminta atau berdoa kepada Allah," ujarnya. Sementara itu berikut adalah contoh doa berangkat bekerja yang bisa diamalkan setiap pagi:

أَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

Allahumma innii as’aluka min fadhlika wa athaa’ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du’aa’i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa’daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi’ annal islaam ba’da iz a’thaitanaa.

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanMu dan pemberianMu, rizki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya Engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan Engkau Zat Yang Tidak Melanggar Janji dan Tidak Mendustainya.

Ya Allah, tidak ada kebaikan yang Engkau sukai, kecuali Engkau jadikanlah kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkanlah kami mendapatkannya, dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut, dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan”.

Lebih lanjut Islam memang mewajibkan penganutnya untuk bangun pagi, sebab seorang Muslim harus Salat Subuh.

Selain itu dianjurkan untuk langsung melakukan hal-hal baik di waktu pagi, dan orang yang mengamalkannya akan mendapat pahala.

Rasulullah SAW pun sangat menganjurkan kita untuk bangun lebih pagi. Seperti hadist berikut ini, dari sahabat Abu Hurairah dari Nabi SAW, Nabi Muhammad SAW bersabda:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

Artinya: "Sesungguhnya agama itu mudah. Tidak ada seorangpun yang membebani dirinya di luar kemampuannya kecuali dia akan dikalahkan. Hendaklah kalian melakukan amal dengan sempurna (tanpa berlebihan dan menganggap remeh). Jika tidak mampu berbuat yang sempurna (ideal) maka lakukanlah yang mendekatinya. Perhatikanlah ada pahala di balik amal yang selalu Istiqomah. Lakukanlah ibadah (secara istiqamah) di waktu pagi dan waktu setelah matahari tergelincir serta beberapa waktu di akhir malam." (HR. Bukhari no. 39. Lihat penjelasan hadits ini di Fathul Bari).

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini

Muslim

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 22 Kasus Narkotika

Muslim

Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik

Muslim

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Berikan Solusi

Muslim

Penerbangan Pekanbaru-Melaka Dibuka, Tiga Kali Sepekan

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan