Kata UAS soal Tabliq Akbar di Pesantren Kudus yang Dibatalkan

Harijal - Rabu, 09 Oktober 2019 18:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/10/afb6f4102019_untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Photo : tvOne/Galih Manunggal
Ustaz Abdul Somad di Pesantren Anak Berkebutuhan Khusus Al Achsaniyyah, Kudus

Ustaz Abdul Somad atau UAS tetap datang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Achsaniyyah di Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Selasa, 8 Oktober 2019 meski tablig akbar UAS dibatalkan oleh panitia penyelenggara. Menurut panitia, alasan pembatalan tablig akbar UAS pada Selasa malam untuk kemaslahatan umat.

Soal pembatalan tablig akbar di pesantren untuk anak berkebutuhan khusus tersebut, menurut UAS karena ada kesalahpahaman. Namun, dia tak menjelaskan kesalahpahaman itu secara rinci.

Kehadirannya di ponpes tersebut awalnya untuk mengisi tablig akbar dengan tema ‘Urip Iku Urup’ demi menggalang dana Ponpes Al Achsaniyyah. Kata dia, tak ada maksud lain dari acara tablig akbar tersebut.

Dia mengaku tahu di Kudus ada pesantren untuk anak berkebutuhan khusus dari adik kelasnya sewaktu mengenyam pendidikan di Al Azhar Cairo, KH Mohammad Faiq Afthoni, yang juga pimpinan Ponpes Al Achsaniyyah.

Dan tujuannya datang ke pesantren itu adalah untuk bertemu anak-anak santri berkebutuhan khusus. Selain itu, UAS juga membawa wakaf mendiang ibunda untuk pesantren tersebut.

"Ada sedikit wakaf untuk almarhumah ibu saya lebih kurang Rp50 juta," katanya, seperti dikutip dari VIVAnews.

Sementara saat kunjungannya ke Ponpes Achsaniyyah, UAS juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gedung baru asrama dan ruang keterampilan untuk anak-anak santri berkebutuhan khsusus. Dia berharap semoga ada pihak yang ikut membantu pembangunan gedung baru tersebut.

"Mungkin peletakan batu pertama ini, mudah-mudahan sahabat-sahabat, kawan-kawan bisa mengirimkan bantuannya ke pesantren," ujarnya.

Selain itu, UAS juga mengadakan acara pengajian bersama para santri dan lelang lukisan hasil karya santri dan santriwati berkebutuhan khusus di sana. Adapun hasil lelang tersebut digunakan untuk kebutuhan pesantren.

(viva.co.id)

Berita Terkait

Muslim

Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini

Muslim

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 22 Kasus Narkotika

Muslim

Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik

Muslim

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Berikan Solusi

Muslim

Penerbangan Pekanbaru-Melaka Dibuka, Tiga Kali Sepekan

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan