Seorang Jemaah Ditemukan di Perkampungan Dataran Tinggi Mekah

Harijal - Minggu, 28 Juli 2019 12:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/07/6acd14072019_untitled1.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Photo : Istimewa
Jemaah haji NR ditemukan petugas sektor khusus di perkampungan di atas bukit

Seorang jemaah haji perempuan ditemukan tim sektor khusus Masjidil Haram di sebuah perkampungan dataran tinggi di wilayah Jiyad Mushafi Mekah, Arab Saudi, Sabtu, 27 Juli 2019. 

Jemaah yang ditemukan bernisial NR dari Embarkasi JKS Kloter 65. Ibu NR tinggal di Sektor 7 Misfalah nomor hotel 704. Ia ditemukan sedang naik ke atas puncak bukit yang juga pemukiman warga sekitar.

Kepala Sektor Khusus M Yamin menuturkan jemaah NR ditemukan berdasarkan laporan warga sekitar, yang melihat ada jemaah haji Indonesia yang nampak kebingungan dan mencoba naik ke atas bukit. Saat ditemukan, NR tidak mengenakan gelang tanda pengenal jemaah.

"Itu kami dapatkan dari orang Arab menelpon dan menyampaikan ke Seksus, dan kami bergerak untuk menjemput jemaah tersebut," kata M Yamin kepada Tim MCH saat mengevakuasi jemaah ke KKHI Mekah, Sabtu petang, 27 Juli 2019. 

Setibanya di lokasi, jemaah tersebut menolak untuk dievakuasi petugas Seksus dari atas bukit. Jemaah hanya bisa merespon ajakan petugas dengan bahasa daerahnya, Sunda. Petugas sempat mencari cara agar bisa membujuk Ibu NR agar mau dibawa pulang ke hotelnya. 

"Berbagai cara kita lakukan, dengan berzikir, dengan melakukan pembicaraan di telinganya, takbir, tahmid, alhamdulillah dia mau diajak turun dengan dipapah sampe ke bus, sampai ke bus terus kita ajak zikir dan diantar (ke KKHI)," ujarnya.

Berdasarkan kesaksian warga sekitar, jemaah tersebut sudah ada di daerah tersebut sejak Sabtu pagi. Ia bahkan sempat ditemukan tertidur di sebuah anak tangga, untuk naik ke atas bukit, diduga kelelahan. 

Sempat beberapa kali dibujuk, bahkan oleh petugas Seksus wanita, Ibu NR tetap menolak turun. Ia bersikeras naik ke atas bukit. "Karena maunya naik puncak gunung, bilangnya mau naik ke puncak Bogor," ungkapnya.

Akhirnya, setelah berhasil dievakuasi, Yamin bersama beberapa petugas Seksus wanita, langsung membawa jemaah NR untuk diperiksa tim medis KKHI. Sebab, Yamin menduga jemaah NR ini mengalami shock, karena melihat cuaca dan situasi berbeda seperti di daerahnya.

"Terpaksa kami bawa ke KKHI biar pelaksanaannya tuntas bisa diperiksa tim medis," ujar Yamin.

(viva.co.id)

Berita Terkait

Muslim

Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini

Muslim

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 22 Kasus Narkotika

Muslim

Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik

Muslim

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Berikan Solusi

Muslim

Penerbangan Pekanbaru-Melaka Dibuka, Tiga Kali Sepekan

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan