Jusuf Kalla ke Said Aqil: Imam Masjid yang Baik Bukan Hanya dari NU!

Harijal - Selasa, 29 Januari 2019 17:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/01/1c0641012019_0000aaauntitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Doc.Net)
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa imam atau khatib yang baik bukan hanya dari kelompok Nahdlatul Ulama (NU). Pasalnya kata JK, dalam Islam sudah diatur jelas tentang orang yang layak menjadi imam masjid.

Demikian disampaikan JK merespon pernyataan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj bahwa kalau bukan orang NU yang jadi imam masjid, maka akan salah semua.

“Ya kurang tepat kalau dikatakan itu dalam skala organisasi, tapi [diukurnya] dari siapa yang mampu. Kan sama untuk jabatan lain juga [yang dilihat] kompetensinya,” ujar JK di kantor wakil presiden Jakarta, Selasa, (29/01/2018).

Menurut JK, organisasi keagamaan di Indonesia bukan hanya NU. JK meyakini, setiap organisasi pasti memiliki orang yang mampu menjadi imam masjid.

“Kalau disebut imam yang punya kompeten (hanya NU) ya silakan, tapi di Indonesia ini kan begitu banyak organisasi. Tentu mereka juga memiliki kemampuan yang baik,” katanya.

Oleh karena itu, JK meminta Said Aqil segera memberikan klarifikasi kepada publik guna mencegah kesalahpahaman dan perpecahan.

“Saya yakin beliau arif untuk mengklarifikasi bahwa dalam hukum agama tidak terbatas hanya dari NU, tapi yang lain juga,” ucap JK.

Sebelumnya, Said menyebut warga NU harus berperan dalam berbagai bidang, salah satunya di bidang keagamaan.

“Harus kita pegang. Imam masjid, khatib, KUA, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua,” tutur Said, saat memberi sambutan di Harlah Muslimat NU ke-73 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (27/01/2019) pagi.

Dalam rakornas Lembaga Dakwah NU, Senin, (28/01/2019), ia menyatakan tak akan mencabut pernyataannya tersebut. Ia mengatakan pernyataan itu didasari keprihatinan pada sejumlah imam yang dianggap tak mumpuni dalam berkhotbah.

Tak jarang, kata dia, para imam itu memberikan khotbah yang memuat hoaks bahkan ujaran kebencian. Said mengklaim bahwa hanya imam dari NU yang memberikan khotbah dengan benar. 

(jarrak.id)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan