Muhammadiyah Sebut Pernyataan Said Aqil Soal ‘Imam Masjid Harus NU’ Tak Mencerminkan Akal Sehat

Harijal - Senin, 28 Januari 2019 14:06 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/01/8e2614012019_0000untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Doc.Net)
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj

JAKARTA - Tokoh Muhammadiyah, Anwar Abbas mengatakan pernyataan Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj soal imam masjid sampai menteri agama harus dari NU, karena selain NU akan salah semua sebagai pernyataan yang berpotensi memecah belah dan tidak mencerminkan akal sehat.

“Saya sesalkan. Pernyataan ini jelas tidak mencerminkan akal sehat. Saya yakin pernyataan ini adalah pernyataan dan sikap pribadi dari Said Aqil Siradj dan bukanlah sikap dari NU,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya, Senin, (28/01/2019).

Anwar menegaskan, apa yang ia sampaikan murni pernyataan pribadi, bukan kapasitasnya sebagai Sekjen MUI dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Anwar menegaskan, jika apa yang disampaikan Said Aqil mewakili NU, maka harus segera dicabut karena berpotensi memecah belah antar umat beragama.

Anwar membagikan kisahnya saat berbagi pengalaman membangun MUI bersama tokoh NU, almarhum Slamet Effendi Yusuf yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PBNU. Saat itu Anwar bersama Slamet berkomitman untuk menyatukan umat di MUI. Caranya dengan menerapkan konsep keterwakilan ormas Islam di MUI.

Anwar kemudian diusung menjadi Sekretaris Jenderal MUI hingga kini karena Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin berasal dari NU.

Anwar menegaskan, apa yang disampaikan Said Aqil bertengangan dengan spirit perjuangan tersebut.

“Yang hendak dilakukan oleh Said Aqil Siradj adalah untuk mengambil dan meraup semua jabatan dan posisi yang ada di negeri ini untuk NU,” katanya.

Bahkan kata Anwar, semua pejabat eselon I dan II di Kemenag hampir semuanya dari NU. Bahkan rektor UIN dan IAIN sebagian besar juga dari NU.

“Begitu juga rektor-rektor Universitas Islam (UIN) dan IAIN semuanya nyaris dari NU,” kata dia.

Anwar menegaskan, skenario ini harus dihentikan jika anak-anak bangsa masih mau negeri ini aman damai dan tentram. Untuk itu, kata Anwar, dirinya meminta Said Aqil untuk meminta maaf kepada umat Islam.

“Karena saya yakin dan percaya itu bukan sikap NU,” kata dia.

Sebelumya Said Aqil dalam sambutannya di Hari Ulang Tahun Muslimat NU di Jakarta kemarin menyatakan warga NU mesti berperan dalam berbagai bidang di masyarakat. Salah satunya di bidang keagamaan.

Jika tidak dipegang oleh warga NU maka menurut Said Aqil akan salah semua.

“Imam masjid, khatib, KUA (kantor urusan agama), harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua,” kata Said lalu tertawa kecil yang diikuti hadirin yang mendengar.

(jarrak.id)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan