Pelayanan Bandara Belum Berhenti, Tugas Arafah Menanti

Harijal - Kamis, 09 Agustus 2018 20:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/08/6e6097082018_0000auntitled17.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Ist)
Ilustrasi jamaah haji

JEDDAH - Puncak ibadah haji (wukuf) diperkirakan pada 20 Agustus mendatang. PPIH Arab Saudi Daker Airport merupakan pelaksana tugas layanan di Arafah, sedangkan Muzdalifah menjadi wilayah kerja Daker Makkah, dan prosesi di Mina menjadi tanggung jawab Daker Madinah.

Menurut Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) Jaetul Muchlis, maktab alias lokasi berdiam jamaah Indonesia di Arafah akan dibagi menjadi 11 sektor. Masing-masing sektor akan ditempati petugas pelayanan umum, perlindungan jamaah, dan kesehatan.

Sebanyak 120 petugas Daker Bandara dengan bantuan petugas dari daerah kerja lain akan diserahi berbagai tugas di masing-masing sektor tersebut. Selain itu, dua unit ambulan dan klinik kesehatan juga disiagakan di Arafah pada puncak haji pada 9 Dzulhijjah atau 20 Agustus nanti.

Para petugas juga akan dilengkapi aplikasi yang memudahkan pemantauan satu sama lain. Hal ini guna memudahkan reaksi petugas saat terjadi situasi yang membutuhkan penanganan segera.

“Kami harapkan jamaah akan lebih tenang dengan adanya petugas di antara mereka,” kata Jaetul saat memberikan paparan di Jeddah, Rabu 8 Agustus 2018 malam waktu setempat seperti dilansir dari Kemenag.go.id.

Petugas Daker Bandara akan terus mendampingi jamaah hingga tiba saat mereka bertolak ke Muzdalifah untuk berhenti sejenak dalam perjalanan menuju Mina. Selepas itu, petugas Daker Bandara akan diperbantukan guna menguatkan pelayanan di jalur Mina (jamarat).

Ia menekankan, segala persiapan telah dilakukan guna menyambut puncak ibadah haji nanti. “Kita sudah siap dari segi operasional. Semua petugas diharapkan bisa bekerja secara optimal,” kata dia.

Kepala Daker Bandara Arsyad PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat menambahkan, petugas dakernya akan tetap di Jeddah hingga kedatangan terakhir pada 16 Agustus pagi nanti. Jamaah Embarkasi Jakarta -Bekasi yang akan tiba terakhir kalinya, nanti.

Selepas itu, pada hari yang sama, rombongan petugas Daker Bandara bertolak ke Makkah untuk menjalani orientasi dan observasi lapangan di Arafah sebelum bertugas melayani jamaah pada puncak ibadah haji.

“Jadi tidak ada istirahat, kita akan bergerak terus,” kata dia di Jeddah.

Sebanyak 204 ribu jamaah haji (regular) asal Indonesia akan didorong ke Arafah mulai 8 Dzulhijjah atau pada 19 Agustus nanti. Sejumlah bus telah disiapkan mendorong jamaah dari Makkah ke Arafah secara bertahap. Sekitar 3.000 petugas haji Indonesia akan melayani para jamaah tersebut.

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan