Patriot Garuda Nusantara Tolak Kegiatan Ustadz Abdul Somad di Semarang

Harijal - Minggu, 29 Juli 2018 09:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/07/193a79072018_00000untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Okezone
Ustadz Abdul Somad.

SEMARANG - Rencana kedatangan dai yang sedang naik daun, Ustadz Abdul Somad, ke Semarang, Jawa Tengah, diwarnai isu penolakan. Di media sosial beredar surat penolakan terhadap Abdul Somad yang mengatasnamakan Markas Komando Wilayah Jawa Tengah Patriot Garuda Nusantara.

Dalam gambar surat yang beredar itu diungkapkan bahwa ormas tersebut menyatakan penolakan terhadap kehadiran Ustadz Abdul Somad di Semarang.

Ia diketahui akan mengisi tablig akbar di Pedurungan, Mijen, dan beberapa tempat di Kota Semarang pada Senin-Selasa (30-31 Juli 2018). Ormas tersebut menuding Abdul Somad sebagai corong Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), meski tidak menunjukkan bukti atas klaim itu.

Surat yang ditujukan kepada Kapolda Jateng tersebut di antaranya meminta kepolisian tidak memberikan izin untuk penyelenggaraan tablig akbar itu. Alasan penolakan yang tertulis di situ adalah karena mereka mengklaim acara ini digelar oleh gerakan radikal yang menebar kebencian.

Selain itu, mereka mendesak kepolisian melarang dan menolak kehadiran Ustaz Abdul Somad dengan alasan bisa menimbulkan keresahan. Tuntutan ketiga adalah menolak kegiatan radikalisme di Semarang.

Dalam surat yang ditandatangani KH Nuril Arifin itu, Patriot Garuda Nusantara Jateng akan melakukan perlawanan jika Abdul Somad tetap hadir.

"Apabila Sdr Abdul Somad tetap hadir menjadi pembicara dalam acara tersebut, kami Patriot Garuda Nusantara [PGN] Jateng akan melakukan aksi perlawanan. Kami sangat mencintai Kota Semarang dan kami tidak rela kota ini diwarnai keresahan," tulis surat yang ditembuskan ke jajaran Kapolrestabes Semarang dan Pangdam IV Diponegoro itu.

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan