3 Pekerjaan Terbaik Menurut Nabi Muhammad SAW

Harijal - Sabtu, 28 Juli 2018 13:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/07/01e5ad072018_0000aaauntitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(FOTO:ILUSTRASI/DONCASTER)
Pekerjaan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW

BEKERJA merupakan salah satu cara manusia modern untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhannya. Namun, dalam menjalani suatu pekerjaan, seorang Muslim juga harus mengetahui apakah pekerjaannya termasuk dalam kategori halal dan mambrur?

Pertanyaan seputar pekerjaan terbaik bagi seorang Muslim sebetulnya sudah sempat ditanyakan oleh seorang sahabat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Wahai Rasulullah, mata pencaharian (kasb) apakah yang paling baik?” Nabi kemudian bersabda, “Pekerjaan seorang laki-laki dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur (diberkahi),” (HR.Ahmad 4:141, hasan ligoirihi).

Dari hadis ini, kita sudah mendapatkan gambaran besar seperti apa profesi atau pekerjaan yang terbaik menurut Rasulullah SAW. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut, yuk simak ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir Okezone dari berbagai sumber, Sabtu (28/7/2018).

Pekerjaan yang halal

Asy Syaibani mengatakan bahwa kasb adalah mencari harta dengan menempuh cara yang halal. Sedangkan thoyyib, maksudnya adalah usaha yang berkah atau halal. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, para sahabat tidak bertanya manakah pekerjaan yang paling banyak penghasilannya.

Namun, yang mereka tanya adalah manakah yang paling diberkahi. Sehingga dari sini kita dapat memetik pelajaran bahwa tujuan dalam mencari rizki adalah mencari yang paling berkah, bukan semata-mata karena menghasilkan banyak uang. Demikian penjelasan berharga dari Syaikh ‘Abdullah bin Sholih Al Fauzan dalam Minhatul ‘Allam, 6: 10.

Pekerjaan dengan tangan sendiri

Dalam hadits di atas, sebetulnya ada dua mata pencaharian yang dikatakan paling diberkahi. Pertama adalah pekerjaan dengan tangan sendiri. Hal ini juga disebutkan pula dalam hadits yang lain.

“Tidaklah seseorang memakan suatu makanan yang lebih baik dari makanan yang ia makan dari hasil kerja keras tangannya sendiri. Karena Nabi Daud ‘alaihis salam dahulu bekerja pula dengan hasil kerja keras tangannya.” (HR. Bukhari no. 2072). Hadis tersebut juga menerangkan bahwa mencari kerja dengan tangan sendiri sudah dicontohkan oleh para nabi seperti Nabi Daud AS.

Contoh pekerjaan dengan tangan sendiri adalah bercocok tanam, kerajinan, mengolah kayu, pandai besi, dan menulis. Demikian disebutkan dalam Minhatul ‘Allam karya Syaikh ‘Abdullah bin Sholih Al Fauzan, 6: 9.

Jual beli yang mabrur (berdagang)

Mata pencaharian kedua yang diberkahi adalah jual beli yang mabrur. Menurut Syaikh ‘Abdullah Al Fauzan, jual beli yang mabrur adalah jual beli yang memenuhi syarat dan rukun jual beli. Proses jual beli juga harus didasari oleh kejujuran, serta menghindarkan diri dari penipuan dan pengelabuan. Lihat Minhatul ‘Allam Syarh Bulughil Maram, 6: 9.

Apa saja jual beli yang mabrur? Seperti yang telah dijelaskan di atas, jual beli mabrur harus memenuhi syarat dan rukun jual beli. Di antaranya, ridho antara penjual dan pembeli, barang yang dijual mubah pemanfaatannya (bukan barang haram), uang dan barang bisa diserahterimakan, tidak ada ghoror (ketidakjelasan).

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus

Muslim

Sikat Habis Narkoba, Polsek Kepenuhan Iptu Jonnes Bekuk 3 Pengedar Narkoba, Sabu 6,14 Gram Disita

Muslim

Bangun Generasi Tanggap Bencana, Damkar Pekanbaru Edukasi Siswa SMKF IKASARI

Muslim

Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Gelar Turnamen Sepak Bola, Peringati HGN 2026

Muslim

Mengenal Figur Noki Loviko, Polisi di Garis Terdepan Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru

Muslim

Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa untuk Almarhum Arwin AS