38 Orang Berikrar Jadi Mualaf di Masjid An-Nur

Harijal - Sabtu, 02 Juni 2018 15:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/06/6dd226062018_0000aa38orangberikrarjadimualafdimasjidannurvxfmmpkhpr.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PEKANBARU - Ketua Muallaf Center Masjid Raya An-Nur Pekanbaru, Rere, mengatakan pihaknya telah menerima 38 orang yang menyatakan keyakinannya pada Islam atau mualaf sejak awal tahun 2018.

"Memang ada sekitar 38 orang yang telah masuk agama Islam dari bulan Januari hingga Mei ini," kata Rere di Pekanbaru.

Rere menjelaskan bahwa setidaknya terdapat tiga orang tiap pekannya yang berasal dari berbagai keyakinan lain yang menyatakan diri untuk masuk ke dalam agama Islam.

Dia menuturkan individu tersebut tidak hanya berasal dari Kota Pekanbaru saja, namun dari berbagai daerah sekitar. Diakuinya kemudian bahwa alasan individu tersebut untuk masuk Islam ialah karena ketertarikannya terhadap agama Islam.

Hal ini dikatakan Rere berdasarkan pengakuan dari masing-masing personal saat mereka mendaftarkan diri untuk dapat menjadi muallaf.

Bahkan, dalam dua pekan bulan Ramadan sudah ada tiga orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi syarat utama untuk memeluk Islam.

Lebih jauh ia menyebutkan bahwa untuk menjadi seorang Muallaf tidak diperlukan syarat yang sulit, seperti photokopi pas foto berwarna, Kartu Tanda Penduduk, materai Rp6 ribu. Selain itu terdapat beberapa syarat khusus bagi laki laki ialah wajib khitan.

Selain itu Rere juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak menerima individu yang berusia di bawah 18 tahun. Hal ini dijelaskan Rere lantaran konsekuensi yang harus diterima oleh para muallaf tersebut nantinya.

"Kalaupun memang ada, kita akan minta individu tersebut untuk membawa wali ataupun orang yang bisa menjamin," imbuhnya.

Kendati demikian, ia menambahkan bahwa pihak Muallaf Center Masjid Agung An-Nur Pekanbaru juga melakukan wawancara kepada orang yang berniat masuk Islam. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa niat individu tersebut untuk memeluk agama Islam bukan hanya dari mulut saja, namun juga dari hati.

Selain itu wawancara tersebut juga bertujuan untuk memberikan pemahaman dan konsekuensi yang harus dijalani individu tersebut sebagai muslim nantinya.

Rere menambahkan bahwa untuk pengambilan formulir bagi masyarakat yang ingin mendaftar dapat dilakukan pada hari kerja. Sedangkan untuk pelaksanaan pengucapan dua kalimat syahadat tersebut dilakukan pada hari Jumat.

Selanjutnya untuk pelaksanaannya sendiri dilakukan tanpa dipungut biaya apapun, alias gratis. Rere juga menyebutkan bahwa pihaknya juga mengadakan berbagai kegiatan lanjutan seperti pertemuan klasikal Setiap hari Ahad, dan tutorial, serta fiqih.***

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan