Alquran dan Sains Jelaskan Laut sebagai Prasarana Transportasi

Harijal - Jumat, 08 Desember 2017 08:47 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/12/f7d8b8122017_0000aauntitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

JAKARTA - Bumi memiliki daratan dan lautan sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Untuk dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain, manusia kemudian menciptakan alat transportasi baik di daratan maupun lautan.

Dalam buku Tafsir Alquran Tematik ‘Pelestarian Lingkungan Hidup’ yang disusun Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Departemen Agama RI mengungkap laut sebagai prasarana 

Laut merupakan wilayah paling mudah digunakan untuk mengoperasikan berbagai jenis alat transportasi yang memungkinkan, seperti perahu, kapal, sampan, rakit, dan sebagainya. Tidak memerlukan biaya untuk membuat jalan khusus (prasarana) sebagaimana di daratan, juga tidak memerlukan peralatan super canggih sebagaimana pada transportasi udara.

Benda yang mengapung di air dapat digunakan sebagai alat transportasi. Sejak dahulu kala manusia sudah terbiasa mengarungi samudra luas dengan perahu tanpa mesin, cukup dengan layar yang dikembangkan lalu digerakkan oleh tenaga angin.

Perdagangan antar benua telah lama menggunakan fasilitas transportasi laut untuk memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. Hal itu dilakukan manusia karena sungguh laut telah memudahkan mereka bermobilisasi mencari karunia Allah melalui lautan.

"Tuhan-mu adalah yang melayarkan kapal-kapal di lautan untukmu, agar kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu," Surah Al-Isra’ Ayat 66.

"Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan mudah-mudahan kamu bersyukur," Surah Al-Jasiyah Ayat 12.

Karena rahmat Allah jua perahu bergerak dengan mudah di laut sebagai alat transportasi bagi manusia mencari keuntungan melalui perdagangan dan sebagainya. Penggunaan kata taskhir dalam ayat-ayat yang berbicara tentang transportasi laut diartikan sebagai kemudahan alat-alat transportasi itu mengarungi laut lepas.

Di atas permukaaan air dengan bantuan angin, perahu dan kapal yang dibuat oleh manusia melaju dengan mudah.

Air laut memiliki berat jenis rata-rata lebih berat yang memungkinkan berbagai benda mengapung dengan mudah. Air laut juga mudah terbelah dengan tetap menahan beban perahu atau kapal yang dirancang oleh manusia dengan sistem yang dapat dan mudah bergerak melaju di atas air meskipun membawa penumpang dan barang.

(ahl/okezone)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan