Mengupas Kesalahan Tulisan Alquran Ustazah Nani Handayani di Metro TV

Harijal - Selasa, 05 Desember 2017 20:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/12/39430e122017_0000v5fbfwevaatffiwjdr.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Dok. Istimewa)
AlQuran Surat Al Ankabut ayat 45

Baru-baru ini Metro TV mendapat protes atas tayangannya "Syiar Kemuliaan" yang menampilkan Ustazah Nani Handayani. Protes tersebut dilayangkan lantaran menampilkan ayat-ayat Alquran yang salah penulisan Arabnya.

Menanggapi kesalahan yang ramai diperbincangkan, kumparan (kumparan.com) kemudian mencoba mencari tahu apa saja kesalahan yang terdapat dalam tayangan Metro TV tersebut. Dalam penulisan ayat Alquran sendiri, yang sejatinya ditulis dengan bahasa Arab, ada kaidah baku dalam penulisannya. Inilah prinsip yang harus ditaati untuk menghindari adanya perbedaan makna. 

"Dalam bahasa Arab itu ada kaidah penulisan berdasarkan tata bahasa maupun pengucapannya. Maka untuk penulisan ayat maupun hadits harus hati-hati. Apalagi jika tulisan itu ditujukan ke publik," ungkap Yon Machmudi, Dosen Sastra Arab Universitas Indonesia, kepada kumparan (kumparan.com), Selasa (5/12).

Kesalahan penulisan ayat Alquran dalam acara Metro TV menurut Yon sendiri cukup fatal karena dapat mengubah arti.

"Kesalahan penulisan walaupun bacanya mirip misalnya juga dapat berakibat pada berubahnya arti. Bisa juga malah tidak mengandung arti karena tidak ditemukan suatu kata dalam bahasa Arab," tambah Yon.

Ustazah Nani dalam acara di Metro TV berdakwah soal surat al-Ankabut:45 yang bermakna "Salat mencegah perbuatan keji dan munkar". Tulisan Arab ayat itu terpampang di layar elektronik di belakang Nani. Namun tulisan itu kemudian memicu kontroversi. Karena selain bentuk penulisan yang buruk, beberapa huruf tidak sesuai dengan apa yang tertera di dalam al-Quran.

Lantas, di mana kesalahan penulisan Alquran dalam acara ustazah Nani tersebut?

"Di gambar pertama kata ‘ash-shalah’ harusnya ‘lam’-nya panjang yaitu ‘ash-shalaatu’. Kata ‘tanha’ harusnya menggunakan ‘ha’ (besar) bukan ‘kha’ (kecil)," jelas Yon.

Perbedaan penulisan ini kata dia mengubah makna ayat dari "mencegah" menjadi "cenderung", sehingga bunyi artinya menjadi: "Sesungguhnya salat cenderung dari perbuatan keji dan munkar". 

"Kesalahan menulis bisa jadi mengubah arti yang awalnya adalah ‘mencegah’ berubah menjadi ‘cenderung’. Ini bisa fatal karena ketidaktahuan dalam menulis Arabnya," jelas Yon.

Ada gambar lainnya yang menampilkan Nani dengan latar tulisan ayat al-Ahzaab:21. Menurut Yon, kesalahan kata penulisan pada ayat tersebut malah justru membuatnya tidak memiliki arti apa-apa.

"Gambar kedua ‘kana’ harusnya ‘kaana’ (ka panjang) bisa jadi tidak memiliki makna. Selebihnya kaitan dengan tata bahasa dan cara baca yang tidak tepat," jelas Yon.

"Kalau yang ahli bahasa Arab pasti langsung tahu jika penulisannya salah," tutup dia.

(kumparan.com)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan