BANYAK perempuan yang mengenakan jilbab bercita-cita untuk berkarier di kepolisian, namun hanya sedikit dari mereka yang bisa mewujudkan impian itu. Beberapa negara di dunia membolehkan seorang wanita polisi menggunakan jilbab, namun beberapa lainnya melarang dan mengkalim bahwa hal itu bertentangan dengan nilai dan praktik negara yang menganut sistem sekulerisme.
Wanita muslim yang mengenakan jilbab harus melawan segala jenis stereotip untuk berkarier. Dilansir dari mvslim, Selasa (21/11/2017), wanita dari berbagai negara dalam gambar di bawah ini mampu membuktikan kepada dunia bahwa mereka bisa menjadi diri mereka sendiri dengan tetap menggunakan seragam polisi mereka.
1. Dubai
Wanita polisi di Dubai menjadi bahan perbincangan di kota saat mereka mengemudikan beberapa mobil mewah dan tercepat di dunia untuk mengejar penjahat.
2. Australia
Seorang wanita polisi bernama Maha Sukkar membuat sejarah di bulan November 2004, yaitu saat ia menjadi wanita polisi Australia pertama yang mengenakan hijab.
3. United Kingdom
Jayne Kemp, seorang perempuan kelahiran 1928 ini menjabat sebagai polisi di Manchester, UK.
“Saya berharap bisa menunjukkan bahwa perempuan Muslim bisa bekerja di kopolisian dan mengubah stereotip negatif tentang Islam,” ujar Kemp.
4. Swedia
Di Swedia, wanita polisi pertama yang mengenakan hijab bernama Donna Eljammal. Wanita kelahiran 1985 itu mengungkapkan bahwa ia tidak berpikir untuk melepaskan jilbabnya saat bekerja. Ia juga melihat jilbab sebagai bagian dari dirinya dan dapat melakukan segala sesuatu dengan jilbab.
5. Kanada
Mona Tabesh adalah wanita pertama yang menggunakan hijab dengan seragam Dinas Kepolisian Toronto. Ia berharap ia dapat mendorong wanita Muslim lainnya untuk bekerja di departemen kepolisian dengan tetap mengenakan hijab.
6. USA
Kedra Mohamed merupakan wanita polisi berhijab pertama di Minnesota, Amerika dan perwira wanita Somalia pertama.
7. Indonesia
Turki secara resmi menjadi negara sekuler sejak republik Turki didirikan, yaitu pada 1923. Namun, sejak Agustus 2016, perwira wanita diizinkan mengenakan jilbab di bawah baret mereka. Pasukan tersebut mengatakan bahwa mereka berharap langkah tersebut dapat mendorong wanita Muslim untuk mempertimbangkan polisi sebagai pilihan karier.
9. Palestina
Wafa Muammar, wanita berusia 43 tahun yang bekerja sebagai polisi di Palestina. Dia adalah wanita polisi yang berpangkat tinggi di negeri tersebut. Wafa telah berhasil membuktikan bahwa banyak hal yang bisa dicapai wanita meski di tengah konflik yang intens.
(hel/okezone)