Larangan Menzalimi Diri Sendiri pada Bulan Muharam, Ini Ayatnya!

Harijal - Rabu, 20 September 2017 19:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/09/b73f32092017_0000aauntitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi (Foto: Americanlookout)

SETIAP bulan dalam kalender Islam memiliki masing-masing keutamaan. Termasuk pada Bulan Muharam yang merupakan bulan pertama sesuai hitungan kalender Hijriah.

Muharam bersal dari bahasa Arab, asal kata Al-Muharram yang artinya adalah waktu yang diharamkan. Maksudnya adalah bulan yang dilarang untuk menzalimi diri sendiri dan berbuat dosa.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu di keempat bulan itu” (QS. At-Taubah: 36)

Diterangkan pula dalam hadits, yang diriwayatkan dari Abu Bakrah radhiallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Setahun terdiri dari dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram, tiga berurutan, yaitu: Dzul-Qa’dah, Dzul-Hijjah dan Al-Muharram, serta RajabMudhar yang terletak antara Jumada dan Sya’ban.“ (HR. Al-Bukhari : 3197 dan Muslim : 1679/4383).

Dikutip dari Tafsir ibnu Abi hatim VI/1793, Qatadah rahimahullah pernah berkata,

“Sesungguhnya berbuat kezaliman pada bulan-bulan haram lebih besar kesalahan dan dosanya daripada berbuat kezaliman di selain bulan-bulan tersebut. Meskipun berbuat zalim pada setiap keadaan bernilai besar, tetapi Allah membesarkan segala urusannya sesuai apa yang dikehendaki-Nya.”

Rasulullah SAW bersabda tentang larangan menzalimi diri sendiri. Bahwa, orang-orang tersebut bukan termasuk golongannya.

"Bukan termasuk golonganku orang yang menampar-nampar pipinya, merobek-robek baju dan berteriak-teriak seperti teriakan orang-orang di masa Jahiliyah." (HR Al-Bukhari 1294).

Selain dilarang menzalimi diri sendiri, pada bulan Muharam juga dilarang berperang. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

“Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka Bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka.” (QS At-Taubah: 5).

(vin/okezone)

Berita Terkait

Muslim

Pimpinan Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Daring

Muslim

Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap

Muslim

T. Azwendi: Media Bukan Sekadar Mitra

Muslim

Kolaborasi SEF dengan Kulukis Art, Gelar Pelatihan Desain Kreatif

Muslim

Jangan Sebar Data Pribadi Sembarangan!

Muslim

Polres Dumai Ungkap Peredaran 1.365 Pil Ekstasi