Enak Didengar, Belum Tentu Artinya Baik, Hindari Nama-Nama Ini untuk Anak!

Harijal - Jumat, 18 Agustus 2017 11:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/08/7ca769082017_00000untitled9.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi (Foto: Islamcity)

NAMA-NAMA unik kini banyak menjadi pilihan orangtua untuk disematkan kepada anak-anaknya. Segala macam ide dan referensi dicari untuk menciptakan nama anak yang paling ciamik. Namun, apakah nama unik itu adalah anjuran yang paling utama? 

Menurut Islam, jelas tidak. Allah SWT beserta Rasulullah SAW memerintahkan untuk memberi nama yang baik. Nama yang menunjukkan arti baik agar menjadi doa kepada manusia tersebut.

Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 11, 

“Dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.”(QS.Al Baqarah:11). 

Sementara itu, Rasulullah SAW bersabda, 

“Sesungguhnya, pada hari kiamat nanti, kalian akan dipanggil dengan nama-nama kamu dan nama ayah-ayah kamu; maka buatlah nama yang baik bagi diri kamu. (HR. Abu Dawud). 

Dari ayat dan hadits di atas, jelas sudah bahwa dilarang memberi nama atau panggilan yang buruk kepada anak. Dilansir dari berbagai sumber, banyak nama-nama anak berbau arab tetapi maknanya buruk. Bahkan termasuk nama-nama jin. Meski jika diucapkan nama tersebut terdengar unik dan bagus.

Misalnya Rozana, Suzana, atau yang menggunakan kata "Zana". Kedengarannya memang indah tapi kata ini diambil dari kata Zina. Maka tidak pantas disematkan kepada seseorang. 

Selain itu ada pula nama "wati" yang artinya bersetubuh. Selain nama-nama yang bermakna negatif di atas, ternyata nama yang selama ini kita pikir baik rupanya buruk. Seperti Balqis yang artinya ketua jin. 

Bagi Anda yang sudah terlanjur memberi nama-nama seperti di atas, sebaiknya diganti. Tetapi jika tidak memungkinkan karena sudah tercatat di dokumen identitas, maka panggilannya saja yang diganti.

Kesalahan dalam pemilihan nama yang kemudian diganti juga pernah terjadi di zaman Rasulullah SAW terhadap sahabat. 

Ibn Umar berkata, “Anak perempuan Umar dinamakan dengan nama ‘Asiah (wanita yang derhaka), lalu dinamakan oleh Rasulullah SAW dengan Jamilah (cantik).” (HR. Tirmidzi dan Ibn Majah).

 

(ren/okezone)

Berita Terkait

Muslim

Pimpinan Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Daring

Muslim

Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap

Muslim

T. Azwendi: Media Bukan Sekadar Mitra

Muslim

Kolaborasi SEF dengan Kulukis Art, Gelar Pelatihan Desain Kreatif

Muslim

Jangan Sebar Data Pribadi Sembarangan!

Muslim

Polres Dumai Ungkap Peredaran 1.365 Pil Ekstasi