Ini Kecaman Rasulullah SAW tentang Wanita Penggoda Pria Lain

Harijal - Senin, 17 Juli 2017 09:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/07/510459072017_0000ilustrasihearstapps.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi (Foto: Hearstapps)

KISAH Nabi Yusuf AS mengingatkan kita tentang wanita penggoda. Istri Raja Mesir, Siti Zulaikha yang tergoda dengan ketampanan sang nabi, berani menggoda Nabi Yusuf. 

Namun, Nabi Yusuf tidak tergoda sedikit pun. Sayang, karena modusnya diketahui raja, sang istri malah berbalik memfitnah Nabi Yusuf. 

Ya, kisah tentang wanita penggoda sudah ada sejak zaman sebelum Rasulullah SAW. Bahkan di zaman beliau muncul wanita penggoda suami orang. 

Tentang wanita penggoda suami orang mendapat perhatian besar dari Rasulullah SAW. Sehingga turun larangan untuk tidak melakukannya sebab perbuatan tersebut dapat menyakiti pihak tertentu. 

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, 

"Bukan dari golongan kami orang yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya” (HR. Abu Dawud). 

Menurut penjelasan Imam Al Haitsami tentang hadits ini bahwa merusak seorang wanita agar terpisah dari suaminya dan merusak seorang suami agar terpisah dari istrinya merupakan dosa besar. 

Dalam hadits lain, Rasullah bersabda, 

مَنْ أَفْسَدَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا 

“Barangsiapa yang merusak seorang istri terhadap suaminya maka dia bukan bagian dari kami” (HR. Ahmad; shahih) 

Makna dari hadits ini menurut Imam Abu Ath-Thayyib rahimahullah adalah seseorang menipu atau menggoda istri orang dan merusaknya, atau merayunya sampai wanita itu meminta cerai dari suaminya agar dapat ia nikahi atau ia nikahkan dengan orang lain, atau selain itu. 

Untuk itu takutlah terhadap dosa karena akan menjerumuskan ke dalam neraka. Apalagi jika menyakiti hati orang lain dan mereka tidak memaafkan.

 

(vin/okezone)

Berita Terkait

Muslim

Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat, Siswa Kembali PJJ

Muslim

Kualitas Udara Siak Sangat Tidak Sehat

Muslim

Fithriady Syam Pemenang LKTJ Raja Ali Kelana 2026

Muslim

Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba

Muslim

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK, Desak Hukuman Maksimal

Muslim

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi