Sambut Ramadhan, Gema Kuansing Peduli Zakat Gelar Tablig Akbar Di Masjid Raya Benai

Harijal - Selasa, 23 Mei 2017 20:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/05/9a720a052017_0000sambutramadhangemak.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Penrem 031/Wirabima
Sambut Ramadhan, Gema Kuansing Peduli Zakat Gelar Tablig Akbar di masjid raya pasar Benai.

KUANSING, kabarmelayu.com - Mewakili Danramil 02/Kuantan Tengah, Serka Midel Heffi menghadiri Tablig Akbar dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Pencanangan Gema Kuansing Peduli Zakat Tahun 1438 H di Masjid Raya Pasar Benai Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu malam (21/5/2017). 

Hadir dalam tablig akbar tersebut Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang SIK, Camat Benai Yuhendra SIP, Ketua Baznas Kabupaten Kuansing Drs H Chaidir Arifin MSi, Ust Suhelmon MA, dan Kades Se Kecamatan Benai. 

Kapolres Kuansing dalam arahannya menjelaskan, "Kalau ada kaum muslimin dari muhammaddiyah dan NU berbeda pendapat itu tidak usah dipermasalahkan sehingga akan membuat kita berpecah belah. Pada puasa itu prinsipnya bukan hanya menahan haus dan lapar saja, tetapi ucapan, perbuatan, hawa nafsu juga saling dijaga. Biar ibadah berpuasa kita tidak hanya menahan haus dan lapar saja. Dan terlebih lagi mari kita jaga keamanan selama bulan suci Ramadhan," katanya.

Sementara dalam Ceramahnya ustad Suhelmon MA mengantar judul "Hikmah Zakat" sebagai perwujudan Iman kepada Allah SWT, mensyukuri nikmat-NYA, menumbuhkan Akhlak mulia dengan memiliki rasa kemanusian yang tinggi, menghilangkan sifat kikir dan rakus, menumbuhkan ketenangan hidup, sekaligus mengembangkan harta yang dimiliki, menolong, membantu dan membina kaum Dhu’afa (orang yang lemah dalam ekonomi) maupun mustahiq lainnya ke arah kehidupannya yang lebih baik dan lebih sejahtera. Sebagai sumber dana bagi pembangunan sarana maupun prasarana yang dibutuhkan oleh umat islam. 

Untuk mewujudkan keseimbangan dalam kepemilikan dan distribusi harta, sehingga diharapkan akan lahir masyrakat makmur dan saling mencintai (marhammah) di atas prinsip ukhuwah islamiyyah dan takaful ijtima’i, menyebarkan dan memasyarkatkan etika bisnis yang baik dan benar, ungkapnya. (Penrem 031/Wirabima)

Berita Terkait

Muslim

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Pagi Ini

Muslim

Mengurai Gurita Pemerasan WNA dan Urgensi Penegakan Hukum Radikal

Muslim

Ini Kata Kadinkes Inhil Soal Pelaksanaan MBG dan Kepatuhan SPPG

Muslim

Lawan Narkoba, Polresta Pekanbaru Kembali Gempur Pangeran Hidayat, Pria Terciduk Bawa Sabu

Muslim

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Muslim

Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69