Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid

Redaksi - Kamis, 30 Juli 2026 13:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/07/_4191_Hendry-Munief-Motivasi-Santri-PP-Hidayatullah-Pekanbaru-Jadi-Santripreneur-Berbasis-Nilai-Tauhid.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Hendry Munief saat mengunjungi PP Hidayatullah Pekanbaru.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU – Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau I, Hendry Munief MBA, mengunjungi Pondok Pesantren (PP) Hidayatullah Pekanbaru dan bertemu dengan tokoh perempuan Muslimat Hidayatullah, Ustadzah Marhamah, Rabu (29/7/2026) sore.

Silaturahmi dengan pesantren yang beralamat di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya tersebut diawali dengan sambutan Ketua DPW Hidayatullah Riau, Ustadz Suheri Abdullah. Turut hadir dalam kesempatan itu para guru, ustadz dan ustadzah Pondok Pesantren Hidayatullah.

Dalam paparannya, Hendry Munief menekankan pentingnya membangun jiwa kewirausahaan sejak dini di kalangan santri. Menurutnya, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kemandirian ekonomi agar mampu menjadi solusi bagi umat.

"Santri hari ini harus berani menjadi entrepreneur. Dengan bekal nilai tauhid yang kuat, mereka tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menghadirkan keberkahan dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia juga mendorong para santri untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan digitalisasi sebagai peluang dalam mengembangkan usaha, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama pendidikan di pesantren.

Pondok Pesantren Hidayatullah sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan Islam dengan sistem Pendidikan Integral Berbasis Tauhid, yang menggabungkan kurikulum nasional dan kepesantrenan. Didirikan pada 5 Februari 1973 di Karang Bugis, Balikpapan, Kalimantan Timur oleh K.H. Abdullah Said, pesantren ini kini telah berkembang menjadi jaringan nasional dengan ratusan cabang.

Saat ini, Hidayatullah memiliki sekitar 600 titik cabang yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia, termasuk di wilayah Riau dan Pekanbaru. Di Riau, jaringan pesantren ini terus berkembang dengan berbagai unit pendidikan formal maupun nonformal, serta didukung oleh kemandirian ekonomi melalui unit usaha seperti ritel, pertanian, peternakan, hingga perikanan.

Kunjungan Hendry Munief ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi umat, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Islam.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Muslim

Bupati Siak Sampaikan Tahniah pada Khataman, Perpisahan, dan Harlah ke-15 Pondok Pesantren Miftahul Qur’an

Muslim

Bupati Herman Hadiri Tabligh Akbar dan Sholawat Bersama Sempena Hari Santri 2025

Muslim

Diskusi Bersama Anggota Komisi VII DPR RI, FKPP Pekanbaru Berharap Kolaborasi Bangun Kemandirian Ponpes

Muslim

Pembiayaan Pesantren melalui Pemerintah Daerah

Muslim

Hari Santri 2025, Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Beasiswa Santri

Muslim

Mesin Kapal Bawa 90 Santri Mati di Tengah Laut Tanjung Samak Meranti