Kemenag Riau Dorong Standarisasi Manajemen Masjid

Redaksi - Kamis, 26 Juni 2025 10:06 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/06/_6210_Kemenag-Riau-Dorong-Standarisasi-Manajemen-Masjid.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
workshop pembinaan masjid percontohan yang ditaja Kanwil Kemenag Riau.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comKAMPAR -Masjid memiliki peran strategis sebagai pusat pembinaan umat. Tidak hanya dalam konteks ibadah ritual (mahdhah), tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan sosial yang lebih luas. Perannya mencakup bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya, dalam rangka membentuk umat yang berkualitas, moderat, dan toleran.

Sebagai langkah konkret, Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau menggelar workshoppembinaan masjid percontohan yang diikuti oleh para pengurus Badan Kenaziran Masjid (BKM), Kasi Bimas Islam, staf, dan perwakilan pengurus masjid dari empat kabupaten/kota: Kampar, Pekanbaru, Pelalawan, dan Rokan Hulu.

Kepala Kanwil Kemenag Riau, Muliardi, menyampaikan apresiasi atas terlaksananyaworkshopini. Ia menegaskan bahwa program masjid ramah dan percontohan harus terus digalakkan sebagai bagian dari transformasi layanan keagamaan yang adaptif terhadap kebutuhan umat.

"Program masjid ramah dan percontohan harus terus disyiarkan sebagai upaya layanan keagamaan terhadap kebutuhan umat di Provinsi Riau," ujarnya.

Kakanwil menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran bersama tentang pentingnya masjid yang inklusif, terbuka, dan ramah terhadap semua lapisan masyarakat.

"Masjid idealnya menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja, serta mampu menjawab tantangan zaman melalui penguatan fungsi sosial, edukatif, dan spiritual,"tambahnya.

Sementara itu, Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau, Muhammad Fakhri, menyatakan komitmennya untuk mempercepat realisasi program masjid ramah di seluruh Riau.

"Ini bisa dilakukan melalui pembinaan, edukasi, pemberian bantuan, dan evaluasi terhadap pengelolaan masjid dan rumah ibadah secara berkelanjutan,"terangnya.

Kegiatan menghadirkan narasumber dari tingkat pusat dan daerah, di antaranya Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama RI, Dr H Arsad Hidayat, Lc, MA., Kepala Kanwil Kemenag Riau Dr H Muliardi, MPd, Kabid Urais Dr H Muhammad Fakhri, MAg, serta Ketua Tim Kemasjidan, H. Khairulnas, SHI, MPd.

Dalam pemaparannya, Dr. Arsad Hidayat menyebutkan bahwa terdapat lima kategori utama dalam konsep masjid ramah, Yakni, masjid yang ramah terhadap anak dan perempuan, difabel dan lansia, lingkungan, keberagaman keagamaan, serta dhuafa dan musafir.


Tag:

Berita Terkait

Muslim

Wali Kota Pekanbaru Tetapkan Masjid Al Kastoeri sebagai Masjid Paripurna Kota

Muslim

Masjid Al-Ikhlas, Impian yang Tertunda Hingga Jadi Ikon Religius Konawe Selatan

Muslim

Gubernur Wahid Bersama UAS Resmikan Masjid Darul Sa'adah

Muslim

Pengembangan Kualitas Imam Masjid di Riau, Pemprov Siapkan Anggaran Pembinaan

Muslim

Kepala Bakamla RI Hadiri Peresmian Masjid Ibadurrahman oleh Menteri Agama

Muslim

Ustadz Asal Kampar Riau Isi Pengajian di Masjid Nabawi