TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) menggelar kegiatan Istigosah dan doa bersama bersempena maulid nabi Muhammad SAW 1438 H, Jumat (02/12/16).
Kegiatan yang digelar di Gedung Venue Futsal tersebut dihadiri langsung oleh Bupati HM Wardan dengan penceramah tausiah, Ustadz Muhammad Hayatun Attaly juga dikenal dengan Ustadz Mohay dari Jakarta. Hadir Forkopimda Inhil, Alim ulama tokoh agama tokoh masyarakat pejabat di lingkungan Pemkab Inhil serta para masyarakat.
Ketika diwawancarai awak media, bupati HM Wardan mengungkapkan dengan kegiatan ini diharapkan terwujudnya rasa kebersamaan dan ini merupakan suatu modal kekuatan untuk bersatu.
"Dengan kegiatan ini terwujudnya rasa kebersamaan antara kita dan ini merupakan suatu modal kekuatan untuk kita bersatu, meningkatkan persaudaraan, meningkatkan kebersamaan kita dalam pembangunan. karena pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja tetapi juga masyarakat," ungkap Bupati Bumi hamparan kelapa dunia tersebut.
Dikatakannya kembali, atas nama pemerintah Kabupaten Indragiri hilir, saya menyambut baik sekaligus mendukung atas diselenggarakannya acara istighosah dan doa bersama bersempena maulid nabi Muhammad SAW 1438 H.
"Saya berharap melalui momentum istighotsah dan do`a bersama ini, kita semua dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan sekaligus memohon kepada Allah Swt, tuhan yang maha kuasa agar menjaga dan melindungi bangsa dan NKRI ini dari perpecahan dan dari hal-hal lain yang tidak kita inginkan," tuturnya.
Sebagaimana diketahui bahwa pada hari ini, Jumat 2 desember 2016 sebahagian umat Islam menggelar aksi damai di ibukota Jakarta.
Oleh sebab itu, sambungnya, pada momentum istighosah ini saya mengajak marilah kita do`akan juga agar aksi tersebut berjalan dengan tertib dan aman serta apa yang menjadi akar permasalahannya dapat diproses dan terselesaikan dengan baik dan adil sebagaimana mestinya.
"Pada saat ini persatuan dan kesatuan bangsa kita sedang diuji oleh Allah Awt. maka dari itu, marilah kita hadapi ujian ini dengan bijak dan tidak mudah terprovokasi, semoga melalui ujian ini bangsa dan negara kita dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri sehingga kedepannya bisa menjadi lebih baik. Saya juga mengajak marilah kita memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjaga kerukunan dan toleransi terhadap perbedaan yang ada sehingga terwujudnya persatuan dan kesatuan yang kokoh, kuat dan tidak mudah dipecahbelahkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab serta terciptanya suasana yang kondusif, aman, damai dan harmonis," pungkasnya.(rec)