Surat Ad Dhuha: Bacaan Latin, Terjemahan, dan Makna yang Terkandung

Harijal - Sabtu, 08 Mei 2021 21:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/05/f184dc052021_untitled12.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi Al Quran (Foto: shutterstock)

SURAT Ad Dhuha merupakan surat ke-93 dalam Al Al Qur`an. Surat ini termasuk golongan surat Makkiyah yang terdiri dari 12 ayat. Arti Ad Dhuha secara makna adalah "waktu matahari sepenggalahan naik". 

Asbabun Nuzul (Sebab Diturunkan) Surar Ad Dhuha

Sebab diturunkannya surat ini setelah beberapa waktu Nabi Muhammad tidak mendapatkan Wahyu dari Allah. Hal tersebut membuat Nabi Muhammad dihina kaum kafir Mekah dengan ucapan "Muhammad sudah tidak dipedulikan Tuhan-Nya".

Kemudian Allah menurunkan surat Ad Dhuha sebagai penegasan bahwa Allah sama sekali tidak meninggalkan Nabi Muhammad. Allah bahkan selalu menjaga utusan-Nya tersebut tanpa terputus. 

Surat Ad Dhuha banyak dibaca dan diamalkan pada saat sholat tarawih, sholat berjamaah maupun sendiri. Selain itu, bacaan surat Ad Dhuha dibaca saat sholat Dhuha, yaitu pada matahari terbit hingga menjelang masuknya dhuhur. 

Bacaan Latin dan Terjemahan Surat Ad Dhuha

1. Wad duhaaDemi waktu dhuha (ketika matahari sepenggalah)

2. Wal laili iza sajaaDan demi malam apabila telah sunyi

3. Ma wad da`aka rabbuka wa ma qalaaTuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

4. Walal-aakhiratu Khairul laka minal-uulaDan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan,

5. Wa la sawfa y`utiika rabbuka fatardhaDan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

6. Alam yajidka yatiiman fa aawaaBukankah Asia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

7. Wa wa jadaka dhallaan fahadaDan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

8. Wa wa jadaka `aa-ilan ga aghnaadan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan,

9. Fa am mal yatiima fala taqharMaka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

10. Wa am mas saa-ila fala tanharDan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik (nya).

11. Wa Anna bi ni`mati rabbika Fahad ditsDan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).

Makna Surat Ad Dhuha

Surat ini secara keseluruhan berisi isyarat perjuangan Nabi Muhammad akan bertambah baik. Di samping itu berisi penjelasan larangan menghina anak yatim dan menghardik orang yang minta-minta.

Di akhir surat ini juga terdapat perintah untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah. 

Itulah penjelasan mengenai Surat Ad Dhuha beserta bacaan latin, terjemahan dan makna yang terkandung di dalamnya. Semoga bermanfaat.

(sumber: suara.com)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan