Alasan Mengapa Bacaan Alquran Berirama dan Bagus

Harijal - Jumat, 11 September 2020 21:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/09/2c101b092020_untitled24.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: AP /Allauddin Khan
Ilustrasi Anak membaca Alquran

Seorang Muslim disunnahkan membaca Alquran dengan memperbagus suara dan berirama. 

Dikutip dari buku Tajwid Lengkap Asy-Syafi`i karya Abu Ya`la Kurnaedi, Rasulullah SAW bersabda: زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ "Hiasilah Alquran dengan suara-suara kalian." (HR Abu Dawud) . 

Rasulullah SAW juga bersabda: لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالقُرْآنِ "Bukan golongan kami orang yang tidak melagukan Alquran." (HR Bukhari) 

Para ulama salaf amat memperhatikan masalah ini. Sebab, suara yang merdu atau indah dalam tilawah Alquran dapat memberi pengaruh yang besar terhadap jiwa, bisa menambah kekhusyuan, dan bisa mendorong untuk lebih mentadaburi kandungannya. Al-Bara' bin Azib RA berkata: 

سَمِعْتُ النبيَّ ﷺ قَرَأَ فِي الْعِشَاءِ بالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ، فَمَا سَمِعْتُ أحَدًا أحْسَنَ صَوْتًا مِنْهُ

"Aku mendengar Nabi SAW membaca surat At-Tin pada sholat Isya, dan aku tidak pernah mendengar seorang pun yang lebih indah suara atau bacaannya daripada beliau." (HR Bukhari) 

Al-A`masy menuturkan tentang Yahya bin Watstsab (wafat 103 H), "Yahya bin Watstsab adalah orang yang paling indah qiraat (bacaan)nya, terkadang sampai-sampai aku ingin mencium kepalanya karena keindahan itu. Apabila dia membaca Alquran maka tidak terdengar satu gerakan pun di masjid, seakan-akan tidak seorang pun yang berada di dalam masjid tersebut."   

Imam an-Nawawi, sebagaimana dikutip dari At-Tibyan fi Ulum Al-Quran, berkata, "Kaum salaf dan khalaf dari kalangan sahabat, tabi`in, dan para ulama setelah mereka dari berbagai negeri yang termasuk para imam kaum Muslimin telah sepakat atas disunnahkannya memperindah suara dalam membaca Alquran." 

Dianjurkan membaguskan suara ketika membaca Alquran selama tidak keluar dari kaidah qiraah yang benar. Seperti berlebih-lebihan dalam melagukannya sehingga menambah satu huruf, atau menguranginya, maka hal itu haram dilakukan.

(republika.co.id)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan