Nabi Idris, Orang Pertama Bisa Baca-Tulis juga Kuasai Ilmu Perbintangan

Harijal - Jumat, 24 Juli 2020 00:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/07/e4fcd1072020_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Foto: Freepik)

QABIL dan Iqlima, putra dan putri Nabi Adam Alaihissalam, memiliki putra bernama Nabi Idris Alaihissalam. Nabi Idris adalah keturunan keenam dari Nabi Adam.

Saat itu Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan Nabi Idris mengajak seluruh umat manusia agar berjalan pada kebenaran. Ia adalah manusia pertama yang menerima wahyu lewat Malaikat Jibril ketika dirinya berusia 82 tahun.

Nabi Idris Alaissalam merupakan nabi Allah yang memiliki mukjizat dengan diberi karunia keilmuan yang sangat luar biasa.

Berikut ini beberapa bidang keilmuan yang dimiliki oleh Nabi Idris Alaihissalam sebagai mukjizatnya.

1. Mampu menulis dan membaca

Nabi Idris Alaihissalam merupakan manusia pertama yang bisa menulis dengan pena dan pandai membaca. Di saat belum ada manusia yang mampu membaca dan menulis, Nabi Idris diberi mukjizat tersebut oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Itulah sebabnya Allah Subhanahu wa ta'ala menurunkan kepada Nabi Idris Alaihissalam 30 syahifah, yaitu petunjuk Allah Ta'ala untuk disampaikan kepada umatnya.

2. Menguasai ilmu perbintangan

Nabi Idris Alaihissalam memiliki pengetahuan tentang ilmu perbintangan (falak). Nabi Idris memang sangat rajin mengkaji ajaran Allah Subhanahu wa ta`ala yang diturunkan kepada Nabi Adam Alaihissalam atauu bahkan yang langsung kepada dirinya.

Nabi Idris juga rajin mengkaji fenomena alam semesta yang semua merupakan ayat dan pertanda dari Allah Subhanahu wa ta`ala.

3. Membuat pakaian

Nabi Idris Alaihissalam juga manusia pertama yang pandai menggunting dan menjahit pakaian yang terbuat dari kulit binatang. Dalam kehidupan sehari-hari, Nabi Idris selalu beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan membantu orang-orang yang tidak mampu.

4. Mampu menunggang kuda

Nabi Idris Alaihissalam juga dikenal sebagai orang pertama yang mampu menunggang kuda. Zaman itu masih sangat sedikit manusia yang bisa menaiki kuda dengan baik. Nabi Idris telah mampu dan memiliki kemampuan menunggang kuda yang sangat hebat untuk digunakan sebagai alat bantu transportasi.

Sungguh cerita Nabi Idris Alaihissalam ini menjelaskan segala sesuatu serta menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang beriman.

"Alquran itu bukan kita dongeng. Tapi Alquran berisi tentang ajaran-ajaran dan tidak semua cerita nabi-nabi terdahulu disampaikan oleh Allah Subhanahu wa ta`ala dalam Alquran, hanya sebagian yang sekiranya bisa mengandung ibroh atau pelajaran bagi kita," jelas Ketua Ikatan Sarjana Quran-Hadis Indonesia Ustadz Fauzan Amin kepada Okezone.

Allah Subhanahu wa ta`ala berfirman:

وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنَٰهُمْ عَلَيْكَ مِن قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۚ وَكَلَّمَ ٱللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا

Artinya: "Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Alquran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman." (QS Yusuf: 111)

Wallahu a`lam.

(okezpne.com)

Berita Terkait

Muslim

Terekam CCTV, Pelaku Curanmor 10 TKP Diringkus Polsek Senapelan

Muslim

Enam Jemaah Haji Riau Masih Jalani Perawatan di Batam

Muslim

Hj. Katerina Susanti Sambut Kunjungan Ketua Dekranas RI di Stand Dekranasda Inhil

Muslim

Wawako Markarius Anwar Lantik 42 Pejabat di Lingkup Pemko Pekanbaru

Muslim

Tak Hadir Ujian CAT, Dua Calon Anggota KPID Riau Gugur

Muslim

Disketapang Pekanbaru Monitoring Ketersediaan Pangan