Masjid Istiqlal Berencana Gelar Sholat Idul Adha

Harijal - Rabu, 01 Juli 2020 19:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/07/14d348072020_untitled17.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Republika/Thoudy Badai
Masjid Istiqlal Berencana Gelar Sholat Idul Adha. Petugas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta.

JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengatakan adanya kemungkinan penyelenggaraan sholat Idul Adha di Istiqlal pada akhir Juli. Namun semua itu tergantung proses renovasi yang hingga saat ini masih dilakukan.

Proses renovasi Istiqlal secara keseluruhan diklaim telah nyaris rampung. Diperkirakan pengerjaan akan tuntas pada pertengahan atau akhir Juli. Namun, keputusan akhir soal pelaksanaan sholat Idul Adha menunggu instruksi Prof Nasar.

"Minggu ini baru dipastikan, karena masih renovasi besar-besaran. Rencananya iya (adakan sholat Idul Adha) tapi masih ada yang belum tuntas, kepastiannya kami rapat kooordinasi dulu, finalnya Ahad depan," kata Prof Nasar pada Republika.co.id, Rabu (1/7).

Proses renovasi Istiqlal dimulai pada Mei 2019 dengan target pengerjaan selama 10 bulan. Tapi pengerjaannya molor akibat pandemi Covid-19. Ketika virus itu mewabah di ibu kota, jumlah pekerja dikurangi dan banyak dari mereka yang pulang kampung. Ketika kondisi sedikit mereda, mereka malah kesulitan untuk kembali karena adanya pembatasan perjalanan. Jika batal melaksanakan sholat Idul Adha, maka itu akan jadi kali pertamanya terjadi di Istiqlal sejak diresmikan pada 1978.

"Masih renovasi sekarang, dikebut instalasi listrik dan pintu gerbangnya," ujar Kabag Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah di waktu yang sama.

Di sisi lain, Istiqlal tetap mengadakan pemotongan hewan kurban terlepas sholat Idul Adha diadakan atau tidak. Pengurus Istiqlal siap menerima, memotong sekaligus menyalurkan hewan kurban.

Selama proses pemotongan kurban hingga penyalurannya, pengurus Istiqlal berkomitmen menjalankan protokol kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan. Diharapkan para penerima hewan kurban juga mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

"Potong kurban jalan, kami terima sumbangan hewan kurban, pemotongan disesuaikan dengan protokol kesehatan," ujar Prof Nasar.

(republika.co.id)

Berita Terkait

Muslim

Harhubnas 2026, Bupati Kasmarni Tekankan Keselamatan Transportasi

Muslim

Kuliah Umum di UMRI, Mentan Andi Amran Tekankan Pembangunan Karakter

Muslim

Dunia Konservasi Berduka, Diego Mati di PLG Minas Riau

Muslim

Cegah Paparan Asap Karhutla, Ketua Kwarcab Pramuka Pekanbaru Bagikan Ribuan Masker kepada Warga

Muslim

Bupati Herman: Seluruh Dusun di Inhil Harus Teraliri Listrik

Muslim

Hotspot Riau Menjadi-jadi, Pagi Ini Jadi 225 Titik