MUI dan BPUAD Bengkalis Bedah Buku Islam dan Kearifan Sosial

Harijal - Rabu, 26 Oktober 2016 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/10/6dcf48102016_bedahbuku.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
goriau.com
Peserta diskusi foto bersama dengan pengarang buku Islam dan Kearifan Sosial.

BENGKALIS, kabarmelayu.com - Bangsa Indonesia kaya akan tradisi budaya. Tradisi merupakan wujud peradaban suatu masyarakat, yang bila dipelajari mendalam, akan mewujud dalam karakter setiap individu. Karena setiap tradisi berisi nilai budaya, yang bila diterapkan akan menjadi sebuah kearifan sosial.

Karya tulis memang tidak bisa lepas dari dunia pendidikan baik itu berupa hasil penelitian, argumentasi atau pendapat dari fakta dan realita yang terjadi di dunia ini. Khususnya yang terjadi disekitar lingkungan masing-masing.

Untuk itu . Majlis Ulama Indonesia (MUI) Bengkalis bersama Badan Perpustakaan Umum Arsip dan Dokumen menyelengarakan Bedah Buku dengan judul Islam dan Kearifan Sosial Bersama H. Amrizal, M.Ag sebagai pengarang buku tersebut di Aula Kantor Perpustakaan, Rabu (26/10/2016)

Amrizal mengatakan, buku ini pada dasarnya merupakan kumpulan dari tulisan-tulisan penulis yang diterbitkan oleh media-media lokal di Riau baik cetak maupun elektronik mulai dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2016.

"Sebagiannya juga diambil dari makalah-makalah penulis sampai dalam berbagai kegiatan pelatihan dan seminar yang diselengarakan baik pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat," kata Amrizal.

Ditambah Amrizal, tema yang diangkat dalam tulisan di buku tersebut memang sangat beragam yang meliputi persoalan politik, keagamaan, sosial budaya, pendidikan, hukum, etika dan islam nusantara, semuanya itu pada hakekatnya merupakan respon penulis terhadap berbagai isu strategis yang terjadi dan berkembang di tengah masyarakat Riau dalam rentang waktu 3 tahun terakhir.

"Membaca buku ini, akan membawa pembaca berada pada suasana dimana Islam itu benar-benar rahmat bagi seluruh alam dan perkembangannya tetap mendapatkan posisi penting dalam tatanan kehidupan bermasyakat," tambahnya

Nilai-nilai itu akan menjadi kearifan lokal bila diterapkan, katanya, namun sayang itu belum terjadi. Terbukti saat ini banyak terjadi konflik. Di rumah tangga konflik, di kampus konflik, di daerah konflik sampai pejabat tinggi negara pun terlibat konflik.

Kondisi bangsa saat ini, tambahnya, cukup menggambarkan bahwa ternyata kearifan sosial yang ada pada bangsa Indonesia belum sepenuhnya diterapkan oleh masyarakat. “Hari ini mungkin kita sudah tak perlu lagi soal itu, namun anak cucu kita kelak, akankah kita biarkan tumbuh tanpa nilai-nilai dan norma?,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Ustad yang juga aktif di media sosial ini, buku ini juga. Membahas keberadaan ulama Bengkalis diantaranya, Tuan guru Haji Ahmad, tuan guru Muhammad Arsyad, Tuan Faqih Abdul Ghoni, Ustad Mil dan Abdullah Nur.

“Kami berharap buku ini tidak menjadi sebuah dokumentasi saja, namun dapat menjadi bahan rujukan untuk penelitian lebih lanjut serta tidak kalah pentingnya dapat direncanakan menjadi suatu kurikulum berbasis lokal khususnya bagi anak didik di kawasan Bengkalis,” katanya.

Ketua Tim Editor, M Ashubli menyampaikan apresiasi kepada para pembanding yang telah memberi masukan berharga. “Edisi selanjutnya akan kita perbaiki, kritik dan saran yang disampaikan dalam bedah buku ini menjadi masukan penting untuk perbaikan,” ujarnya. ***

(goriau.com)

 

Berita Terkait

Muslim

PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar

Muslim

Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine

Muslim

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Muslim

Setelah Sukses Ujian Akhir TP 2025-2026, UPT SDN 019 Pandau Jaya Siap Hadapi Ujian Kenaikan Kelas Senin mendatang

Muslim

Polres Kampar Tertibkan PETI di Aliran Sungai Subayang, 3 Rakit Diamankan

Muslim

Sekda Inhil Pimpin Gotong Royong Gerakan Jumat Bersih