Masjid Raya Paris: Penghormatan untuk 100 Ribu Pejuang Muslim

Harijal - Selasa, 19 Mei 2020 16:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/4b946c052020_untitled19.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: Wikipedia)
Masjid Raya Paris.

BAGI umat Islam yang sedang mengunjungi Kota Paris di Prancis sebaiknya tidak melewatkan berkunjung ke Masjid Raya Paris yang ada di sana. Pasalnya, masjid ini memiliki arsitektur bangunan yang sangat menarik dan sarat dengan nilai sejarah.

Mengutip dari Sortiraparis, Selasa (19/5/2020), Masjid Raya Paris memiliki halaman yang rindang dan menawan dengan tamannya serta dekorasi tradisionalnya. Masjid Agung Paris berada di Arondisemen atau Distrik 5 Paris.

Masjid Raya Paris dibangun setelah Perang Dunia I. Pembangunan dilakukan untuk membalas jasa dan memberi penghormatan kepada 100.000 pejuang Muslim yang wafat berjuang untuk Prancis.

Pengerjaan dimulai pada 1922 dan berlangsung hingga 15 Juli 1926. Ini menjadi tanggal peresmian Masjid Agung di hadapan Presiden Gaston Doumergue dan Sultan Maroko Moulay Youssef.

Masjid Raya Paris memiliki tempat khusus di hati umat Islam Prancis karena menjadi masjid tertua di kota metropolitan Prancis.

Masjid ini memiliki gaya Spanyol-Moor yang terinspirasi dari Masjid Fes El-Qaraouiyyn. Masjid Raya Paris memiliki menara yang menjulang tinggi hingga mencapai 33 meter.

Kemudian pintunya yang besar dihiasi pola-pola bunga khas seni Islam. Kemudian ada juga dekorasi tradisional dan mosaik yang indah karya-karya perajin di Afrika Utara.

Lalu taman Masjid Raya Paris tidak kalah indah, karena bergaya seperti Alhambra di Granada. Terasnya dikelilingi lengkungan yang diukir halus. Selanjutnya ada ruang berdoa dengan dekorasi autentik dan karpetnya yang indah.

Masjid Raya Paris juga menawarkan banyak area santai dengan perpustakaannya. Kemudian terdapat pemandian umum khas Turki (hammam) diperuntukkan bagi wanita.

Ada juga toko benda-benda tradisional, restoran tradisionalnya Aux Portes de l'Orient, dan kedai teh yang dapat menikmati kelezatan Turki serta makanan manis lainnya.

Masjid Raya Paris bisa dikunjungi setiap hari, namun tidak termasuk hari Jumat dan hari perayaan umat Islam. Selamat berkunjung.

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi

Muslim

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi

Muslim

Pimpinan Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Daring

Muslim

Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap

Muslim

T. Azwendi: Media Bukan Sekadar Mitra

Muslim

Kolaborasi SEF dengan Kulukis Art, Gelar Pelatihan Desain Kreatif