BBC Kumandangkan Adzan dan Ayat Suci Al-Qur`an Selama Wabah Corona

Harijal - Jumat, 17 April 2020 13:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/04/208d8a042020_untitled10.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

Kabar gembira datang untuk umat muslim di seluruh dunia jelang datangnya bulan suci Ramadhan. Dilansir PJMedia pada Jumat (17/04/2020) BBC untuk pertama kalinya menyiarkan adzan, ayat suci Al-Qur’an dan ceramah Islam.

Global Village Space melaporkan,"Untuk pertama kalinya, BBC memulai program siaran adzan dan ibadah umat islam di jaringannya, ketika masjid-masjid ditutup di seluruh Inggris, ini adalah bentuk aksi kami untuk melawan coronavirus."

Begitu Covid-19 selesai di Inggris, sangat tidak mungkin BBC akan berhenti menyiarkan adzan (panggilan untuk sholat). Apalagi sebentar lagi ada bulan suci Ramadhan yang menyambut umat Islam.

Menurut Global Village Space, imam yang berbeda akan memimpin siaran pada hari Jumat dari 14 stasiun radio lokal BBC. Imam itu akan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan Sholawat Nabi sebelum menyampaikan khotbah dan beribadah. Program ini berjudul, ‘Islamic Reflections’ yang dibuat BBC untuk memfasilitasi komunitas Muslim menjelang bulan suci Ramadhan hingga akhir April.

Menurut BBC, mereka senang dan tidak sabar dengan program ini. Hal ini menunjukkan betapa tidak inklusifnya mega-jaringan media dan bagaimana masyarakat Inggris menyambutnya.

"Radio lokal adalah tentang menghubungkan komunitas. Dan kami berharap refleksi ini akan membantu umat Muslim merasakan kebersamaan saat mereka melakukan isolasi," ujar Kepala Radio Lokal BBC, Chris Burns.

“Ramadhan hanya beberapa minggu lagi dan saya menghargai bahwa bagi banyak orang itu adalah kekosongan besar untuk mengisi sebanyak satu setengah jam sehari, terutama di malam hari, di bulan Ramadhan, dihabiskan di masjid. Dengan banyak masjid ditutup karena wabah COVID-19, adanya kesedihan luar biasa dengan hilangnya koneksi spiritual yang dapat diperoleh dari doa-doa, jadi kami mencoba untuk mengisi kekosongan dalam beberapa cara kecil dengan refleksi Islam," presenter BBC CWR Phil Upton menambahkan.

(okezone.com)

Berita Terkait

Muslim

Wako Agung Nugroho Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu

Muslim

Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah di Riau Hari Ini

Muslim

Polda Riau Musnahkan Barang Bukti 22 Kasus Narkotika

Muslim

Ketahanan Pangan Polsek Kandis, Hamparan Jagung Tumbuh Subur dan Berkembang dengan Baik

Muslim

Jusuf Kalla: Krisis Ekonomi dan Politik Tidak Bisa Dipisahkan, Universitas Harus Hadir Berikan Solusi

Muslim

Penerbangan Pekanbaru-Melaka Dibuka, Tiga Kali Sepekan