Tiga Heli dan Tim Darat Berjibaku Padamkan Karhutla di Lubuk Gaung Dumai

Harijal - Kamis, 23 Agustus 2018 21:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/08/fe755e082018_0000a481470756732.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
ist.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak tiga heli ditambah kekuatan tim darat yang berasal dari TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Manggala Agni dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Lubuk Gaung, Dumai.

Ketiga heli yang sudah dikerahkan untuk menanggulangi Karhutla di Lubuk Gaung Dumai tersebut, yakni dua heli bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sikorsky dan Kamov. Kemudian ditambah lagi heli Super Puma dari Sinar Mas Forestry.

"Kita terus berusaha menekan, melakukan penanggulangan jangan sampai terus meluas. Ada tiga heli, dua Kamov dan Sikorsky serta bantuan dari Sinar Mas heli Super Puma," kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger pada awak media, Kamis (23/8/2018).

Tim udara akan memprioritaskan kebakaran di titik yang sulit dijangkau tim darat,  dengan menjatuhkan ‘bom air’. Peran ini sangat penting mengingat medan Karhutla jauh dari akses jalan darat. Begitu juga sebaliknya, tim darat juga menjadi penentu dalam memastikan kebakaran agar tidak meluas.

"Tim darat gabungan, baik TNI, Polri, BPBD dan Manggala Agni sudah sudah ditempatkan di lokasi kebakaran," ungkap Sanger.

Mantan Penjabat (Pj) Walikota Dumai ini meyakini Karhutla yang terjadi di Lubuk Gaung ini sangat mungkin ada unsur kesengajaan. Pasalnya, titik api yang sebelumnya sudah berhasil 'dijinakan' tiba-tiba dalam  dua hari terakhir kembali membara.

Kebakaran meluas ke lokasi baru secara masip. Tidak hanya di titik tertentu, tetapi meluas ke lokasi baru lagi. Artinya, jika tidak ada unsur kesengajaan tidak mungkin Karhutla yang sebelumnya sudah berhasil dipadamkan tiba-tiba kembali membakar di lokasi baru secara masip.

"Dia beda kalau kebakaran di lahan dikarenakan bara yang belum sempat padam atau karena percikan api dengan yang sengaja dibakar. Ini kebakarannya masip betul," ujar Sanger.

Selain di Lubuk Gaung, satu unit helikopter jenis MI 171 juga dikerahkan ke lokasi Karhutka yang ada di Pulau Muda, Pelalawan. Kebakaran di wilayah ini sudah berhasil diminimalisir setelah sebelumnya sempat meluas. (mcr)

Berita Terkait

Lingkungan

Hujan Petir dan Angin Kencang Landa Pekanbaru, 11 Pohon Tumbang

Lingkungan

AKP Noki Pimpin Tim Gabungan Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Pekanbaru

Lingkungan

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Aiptu Andi Hidayat Pantau Perkembangan Jagung Petani Dumai

Lingkungan

PERHATI-BKL Gelar Pelatihan Dokter Cilik di UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun

Lingkungan

Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi

Lingkungan

Babinsa 0321-05/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna