SIAK HULU, kabarmelayu.com - Rabu (7/3/17), Berdasar petunjuk Danramil 06/SH agar para Babinsa Koramil 06/SH meningkatkan kegiatan di wilayahnya karena curah hujan yang turun di Sumbar Desa Pangkalan dan dibukanya pintu air PLTA Koto Panjang sehingga desa-desa pingiran sungai Kampar terdampak banjir, menuntut para aparat kewilayahan untuk melakukan siaga mengantisipasi wilayahnya, Senin (06/03/2017).
Serda I Gede Asmara menjelaskan, dampak dibukanya pintu PLTA Koto Panjang pada Kamis minggu lalu, sebagai aparat Babinsa di wilayah segera mengantisipasinya dengan melakukan pengecekkan di Desa binaan.
Dari kegiatan pengecekan tersebut terdapat titik banjir di Desa Tanjung Balam, RT.01, RW 04 dan 02 Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Ketinggian air antara 30-50 cm, 44 KK tergenang, 7 rumah terendam. Untuk sementara warga masih bertahan di rumah masing-masing.
Menurutnya, sementara ini bantuan dari pemerintah belum ada, unsur terkait Babinsa dan Babinmtibmas dan pihak Kelurahan berupaya mendirikan dapur umum, sebagai langkah antisipasi jika diperlukan.
Kepala Desa, Ibus berharap agar pintu air PLTA Koto Panjang ditutup dan bantuan obat-obatan, sembako dari Pemerintah daerah, karna sebagian masyarakat belum bisa bekerja," terangnya. (Penrem 031/Wirabima)