Brigjen TNI Nurendi Instruksikan Prajurit Jangan Tinggalkan Lokasi Sampai Api & Asap Hilang

Harijal - Kamis, 18 Agustus 2016 11:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/08/5cf090082016_0000brigjentninurendiingatkanprajuritjangantinggalkanlokasisampaiapiasaphilang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
penrem031/wirabima
Brigjen TNI Nurendi Ingatkan Prajurit Jangan Tinggalkan Lokasi Sampai Api & Asap Hilang

ROHIL, kabarmelayu.com - Kamis (18/8/2016), Danrem 031/Wira Bima, Brigjen TNI Nurendi, M.Si (Han) meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tepatnya di Teluk Bano II, kecamatan Pekaitan, kabupaten Rokan Hilir,  Selasa (16/8/2016), kemarin.

Dalam peninjauanya, Danrem didampingi Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Bambang Sukisworo, Bupati Rohil, H Suyatno  dan Kasdim 0321/Rohil, Mayor Inf Kadek serta Kepala badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) propinsi Riau. Untuk menambah satgas pemadam kebakaran, TNI juga menerjunkan sebanyak 90 personil yang terdiri dari 30 orang personil dari satuan Yon Arhanud 13, 30 orang personil Denrudal 004, 30 orang personil Yonif 132 melakukan secara terpadu. Susahnya akses menuju kelokasi kebakaran, untuk mencapai lokasi rombongan Danrem terpaksa menempuh jarak sekitar 70 kilometer dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam kesempatan itu Danrem memberikan motivasi kepada seluruh personil yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), seperti personil TNI, Polri, Brimob, Satpol PP dan Badan Penaggulang Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Danrem menduga kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir sengaja dibakar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dia meminta kepada seluruh satgas pemadam api agar terus meningkatkan kewaspadaan serta mengoptimalisasi pemadaman api baik darat maupun udara, jika perlu tangkap para pelaku pembakaran. Selain itu, semua pihak dapat turut membantu melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan, baik dari pemerintah daerah.

Danrem menegaskan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT Jatim untuk menyediakan peralatan pemadam api. Selain Kabupaten Rokan Hilir yang menjadi prioritas pemadaman api adalah Kota Dumai.

Ditambahkan, dalam waktu dekat pihaknya dan Pemda Rohil akan melakukan operasi Yustisia, yakni penertiban masyarakat diwilayah perbatas antar propinsi di masing-masing kabupaten. Yakni antar Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Labuhan Batu Selatan (Labusel), Kota Dumai-Sinaboi Rohil dan Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) dengan Labuhan Batu Utara (Labura).

"Seluruh penduduk diwilayah diperbataasan  akan diperiksa dan ditertibkan, jika terdapat orang yang tidak jelas kita akan kembalikan. jika ditemukan rumah atau pemukiman yang tidak jelas berdiri lokasi hutan lindung rubuhkan,'' imbuhnya. (Penrem 031/Wirabima)

Berita Terkait

Lingkungan

Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil

Lingkungan

Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya

Lingkungan

Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel

Lingkungan

Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria

Lingkungan

Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ

Lingkungan

Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci