kabarmelayu.com,PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau mencatat terdapat 2.000 hotspot (titik panas) yang tersebar di Pulau Sumatera pagi ini, Ahad (27/9/2026) update pukul 07.00 WIB.
Pantauan Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, titik panas terbanyak masih berada di wilayah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dengan 1468 hotspot. Menyusul Lampung 197 Bangka Belitung 170, Jambi 126, Bengkulu 26, Kepri 5 dan Aceh 1 hotspot.
Sementara di provinsi Riau pagi ini naik menjadi 7 hotspot. Di antaranya terdapat di Indragiri Hilir (Inhil) 4, Dumai 2 dan 1 di Siak, demikian Forecaster BMKG, Gita Dewi S melaporkan.
Untuk konsentrasi Particulat Matter (PM 2,5) yang menjadi acuan kualitas udara di Pekanbaru, pada pukul 06.00 WIB berada di angka 17,3 atau di kategori baik hingga sedang.
Tingginya angka hotspot di Selatan Sumatera, diperkirakan akan mempengaruhi kualitas udara di Riau, khususnya Pekanbaru. Secara umum, angin saat ini bertiup dari arah timur-selatan.
Namun kondisi Riau yang memasuki transisi dari musim kemarau ke musim hujan juga ikut mempengaruhi kualitas udara.