Kualitas Udara Siak Sangat Tidak Sehat

Redaksi - Selasa, 15 September 2026 16:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/09/_2325_Kualitas-Udara-Siak-Sangat-Tidak-Sehat.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,SIAK– Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta menunjukkan adanya kebakaran besar di wilayah tersebut.

Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Sumatera VI Siak, Ihsan Abdillah mengatakan, kondisi atmosfer saat ini menunjukkan arah angin bergerak dari selatan menuju utara. Pada saat yang sama, aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta titik panas di wilayah selatan Pulau Sumatera masih cukup tinggi.

"Juni hingga Desember arah angin bergerak dari selatan ke utara. Otomatis kebakaran dari daerah selatan asapnya ke Kabupaten Siak, bisa kita lihat melalui ASMC (Asean Specialised Meteorological Centre)," ujar Ihsan, Selasa (15/9/2026).

Kondisi tersebut juga dapat dilihat di sejumlah kabupaten/kota di bagian paling selatan Riau. Meski tidak terdapat kebakaran besar, jarak pandang di wilayah tersebut saat ini cukup terbatas akibat kabut asap.

"Tentu secara meteorologis sangat mungkin asap berasal dari wilayah yang lebih selatan terbawa angin menuju utara. Jadi, di mana asap berada tidak selalu menunjukkan di mana sumber kebakarannya berada," katanya.

Ihsan menjelaskan, penentuan sumber asap tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan keberadaan kabut asap di suatu wilayah. Secara ilmiah, analisis harus dilakukan dengan melihat hotspot, luas kebakaran, citra satelit, arah angin, serta dinamika atmosfer secara bersamaan.

Ia menyebut kualitas udara di sejumlah wilayah juga masih fluktuatif. Karena itu, kondisi lokasi kebakaran yang sudah relatif aman tidak serta-merta membuat kualitas udara langsung kembali normal.

Bahwasanya karhutla merupakan persoalan lintas wilayah. Asap karhutla bergerak mengikuti dinamika atmosfer.

Kabut asap kembali dirasakan masyarakat Siak sejak Senin lalu. Berdasarkan pembaruan Informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dirilis Dinas Kominfo Siak, kualitas udara di Kabupaten Siak berada pada kategori sangat tidak sehat.

Kondisi ini berdampak pada aktivitas pendidikan. Hingga Selasa, kegiatan belajar bagi anak-anak jenjang PAUD dan TK di Kabupaten Siak diliburkan sebagai langkah perlindungan terhadap paparan udara yang tercemar asap.

Data BMKG, Selasa (15/9/2026), update pukul 07.00 WIB, di wilayah Siak hanya terpantau dua hotspot (titik panas). Yakni di wilayah Kecamatan Minas.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi

Lingkungan

Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi

Lingkungan

Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap

Lingkungan

Satgas Kahurtla TNI Gelar Salat Istisqo, Hujan Deras Mengguyur

Lingkungan

Perkebunan Kelapa di Inhil Terbakar, Tim Berjibaku Lakukan Pemadaman

Lingkungan

Koleksi Hotspot Riau Terus Berkurang, Sore Ini Tersisa 12 Titik