kabarmelayu.com,KAMPAR - Air Sungai Kampar di kecamatan Koto Kampar Hulu, kabupaten Kampar, disebut terdampak akibat dugaan tambang emas ilegal di daerah Gelugur, kabupaten 50 kota, provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di bagian hulu sungai.
Akibat maraknya aktivitas tambang emas ilegal di aliran sungai tersebut, air sungai yang biasanya jernih kini berubah menjadi keruh pekat.
Ucok (40) seorang warga mengeluhkan kondisi air Sungai yang sudah tidak bersih lagi.
"Biasanya kami memanfaat air Sungai tersebut untuk mandi, cuci, atau sumber kehidupan sehari-hari. Sekarang keruh pekat berlumpur," keluhnya, Senin (7/92026).
Dijelaskan Ucok, aktivitas tambang emas ilegal tersebut diperkirakan sudah berjalan kurang lebih satu tahun.
Senada, Dodi, Kepala Desa Sibiruang membenarkan adanya aktivitas tambang emas ilegal di hulu sungai.
"Berharap instansi terkait segera mengambil alih perkara ini karena menyangkut keselamatan banyak orang," ungkap Dodi melalui pesan singkatnya.(efirius/RE)