Sempat Padam, Api Karhutla Sungai Beringin Tembilahan Kembali Menyala

Riki - Jumat, 04 September 2026 13:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/09/_509_Sempat-Padam--Api-Karhutla-Sungai-Beringin-Tembilahan-Kembali-Menyala.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Karhutla Sungai Beringin beberapa waktu lalu.(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang sempat padam beberapa waktu, kembali menyala pada Kamis (3/9/2026) siang.

Karhutla di lokasi sebelumnya menghanguskan kawasan semak belukar dan perkebunan kelapa. Pada bekas kebakaran sempat terpantau menyisakan asap tipis setelah tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dalam beberapa hari terakhir.

"Kemarin sudah padam, rupanya siang ini dilaporkan titik api muncul lagi," Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, Kamis (3/9/26).

Menurut Edy, helikopterwater bombing sebelumnya telah melakukan pemadaman dari udara di lokasi Karhutla Sungai Beringin. Namun, karena api dinilai telah padam, hari ini helikopter tersebut dialihkan untuk membantu penanganan Karhutla di sejumlah wilayah lain di Riau. Seperti di Indragiri Hulu, Bengkalis dan Kepulauan Meranti.

Karhutla di Sungai Beringin pertama kali terpantau pada 27 Agustus 2026. Api membakar kawasan semak belukar dan perkebunan kelapa dengan luasan diperkirakan mencapai 10 hektare.

Kebakaran tersebut sempat menyebabkan wilayah Tembilahan dan sekitarnya diselimuti asap pekat.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Inhil, R Arliansyah, membenarkan kembali munculnya titik api di area yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan. Ia menyebut lahan yang terbakar merupakan kawasan gambut sehingga berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan dan kembali memunculkan api.

"Titik api kembali muncul di areal yang sebelumnya sudah sempat padam. Yang terbakar merupakan lahan gambut," ujar Arliansyah.

Ia menyebut titik api kembali terpantau di sekitar Parit 19 dan Parit 17 Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan. Tim gabungan masih melakukan pemadaman dari darat untuk mencegah api kembali meluas.

Personel yang diterjunkan terdiri dari unsur TNI, termasuk prajurit Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) Inhil, Polri, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Inhil.

Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari tim pemadam kebakaran dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Inhil.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Hotspot Riau Melonjak Lagi Pagi ini 234 Titik

Lingkungan

706 Warga Pekanbaru Terpapar ISPA Selama Kabut Asap

Lingkungan

Hotspot Riau Bertambah Lagi, Sumatera Melonjak 2.396 Titik!

Lingkungan

Jikalahari Ungkap 583 Hektare Karhutla Gambut Riau Terjadi di Konsesi Korporasi

Lingkungan

Sempat Turun 20 Titik, Sore Ini Hotspot Riau naik ke Angka 64

Lingkungan

Pemkab Inhil Gelar Salat Istisqa, Plh Bupati Yuliantini Ajak Masyarakat Berdoa