Satu Hektare Lahan Gambut di Air Hitam Pekanbaru Terbakar, Pemadaman Berlanjut

Redaksi - Kamis, 09 Juli 2026 14:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/07/_549_Satu-Hektare-Lahan-Gambut-di-Air-Hitam-Pekanbaru-Terbakar--Pemadaman-Berlanjut.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim melakukan pemadaman karhutla di Air Hitam Pekanbaru.(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kota Pekanbaru. Api membakar lahan seluas sekitar satu hektare di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki. Hingga Rabu sore (8/7/2026), proses pemadaman masih berlanjut.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, kebakaran terjadi di lahan areal penggunaan lain (APL) yang berkontur tanah gambut. Vegetasi yang terbakar didominasi pakisan, semak belukar, dan tanaman kelapa sawit.

"Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Hari pertama penanganan, tim berhasil memadamkan sekitar 0,3 hektare, namun hingga sore hari status api masih belum padam sehingga proses pemadaman akan terus dilanjutkan," kata Ferdian.

Pemadaman dilakukan dengan melibatkan personel gabungan yang terdiri atas Manggala Agni Daops Sumatera IV/Pekanbaru, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, dan Polri.

Operasi dimulai sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 19.00 WIB. Tim menggunakan satu unit mesin pompa Mini Striker dengan pola satu jalur pemadaman untuk mengejar kepala api agar tidak meluas.

"Sumber air tersedia dari kanal yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran dengan lebar sekitar dua meter dan kedalaman satu meter. Meski demikian, karena kebakaran terjadi di lahan gambut dengan tipe kebakaran bawah permukaan dan permukaan, proses pemadaman menjadi lebih sulit sehingga membutuhkan penanganan lanjutan," ujar Ferdian.

Selain mesin pompa Mini Striker, tim juga mengerahkan satu unit mobil angkut Strada, satu unit mesin induk ZS Power, dua selang hisap, 13 selang buang, tiga nozzle, serta satu konektor Y untuk mendukung operasi pemadaman.

Berdasarkan kondisi lapangan, cuaca di lokasi didominasi cerah hingga cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 4 kilometer per jam. Meski kondisi angin relatif rendah, petugas tetap melakukan upaya maksimal agar api tidak merambat ke area yang lebih luas.

Ferdian menegaskan pihaknya bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus melakukan pemadaman hingga api benar-benar padam.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Saat musim kering, api sangat mudah menyebar, terlebih pada lahan gambut. Pencegahan merupakan langkah paling efektif agar kebakaran tidak semakin meluas," tegasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Polda Riau Terima Bantuan Alat Pemadaman Karhutla dari Kapolri

Lingkungan

Karhutla Hanguskan Ratusan Hektare Lahan di Bengkalis, Pelaku Diamankan

Lingkungan

Antisipasi Karhutla, Kapolsek Teluk Meranti Bersama Forkopimcam Tinjau Kesiapan Peralatan Damkar Perusahaan

Lingkungan

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Lingkungan

Api Masih Menyala di Tanjung Kapal, Alat Berat Dikerahkan

Lingkungan

Tambah Kekuatan Penanganan Karhutla, Satu Heli Water Bombing BNPB Mendarat di Riau