Api Masih Menyala di Tanjung Kapal, Alat Berat Dikerahkan

Redaksi - Jumat, 05 Juni 2026 15:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/06/_8091_Api-Masih-Menyala-di-Tanjung-Kapal--Alat-Berat-Dikerahkan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim berjibaku memadamkan api karhutla di Tanjung Kapal Bengkalis.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,BENGKALIS - Api dari Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, masih menyala. Upaya terus dilakukan hingga Kamis malam (4/6/2026).

Api dilaporkan aktif di sejumlah titik, tim gabungan di lapangan sementara ini berupaya melakukan pemadaman dan penyekatan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa proses penanganan di Tanjung Kapal melibatkan kolaborasi lintas sektor.

"Lokasi kebakaran di Tanjung Kapal Rupat, api aktif masih ada, proses penyekatan dibantu alat berat, kerjasama yang baik Manggala Agni-Kepolisian-TNI-BPBD dan pihak perusahaan," terangnya.

Untuk memperkuat operasi di lapangan, tambahan personel Manggala Agni dari beberapa daerah juga akan segera diterjunkan pada hari berikutnya.

"Tambahan tim Manggala Agni besok akan masuk 1 tim dari Daops Siak, 1 tim dari Kota Jambi dan 1 tim dari Muara Tebo Jambi," kata Ferdian.

Selain pengerahan personel, upaya pemadaman juga diperkuat dengan penggunaan alat berat untuk membuat embung-embung air di sekitar lokasi sebagai sumber suplai pemadaman darat.

"Alat berat juga diarahkan untuk membuat embung-embung berjarak 50 meter untuk membantu pemadam darat maju memukul kepala api. Heli water bombing BNPB tadi juga membantu proses pemadaman," jelasnya.

Selain di Rupat, penanganan karhutla juga dilakukan di wilayah Sokoi Pelalawan yang saat ini memasuki tahap mopping up. Kondisi di lokasi sempat terbantu oleh hujan dengan intensitas ringan.

"Lokasi Sokoi mopping up terus dilakukan dan tadi terinfo sempat turun hujan intensitas ringan. Target kami besok bisa tuntas padam semua," ujarnya.

Sementara itu, di wilayah lain di Riau, seperti Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, pemadaman masih terus dilakukan oleh Manggala Agni Daops Dumai bersama BPBD, TNI, dan Polri. Target penanganan lanjutan adalah memasuki tahap mopping up pada hari berikutnya.

Di wilayah Sungai Besar Pekaitan, Rohil, pemadaman juga masih berlangsung dengan kendala luasnya area terbakar serta kondisi angin kencang yang menyebabkan asap cukup pekat. Penguatan personel dari Daops Pekanbaru juga akan segera dikerahkan.

"Pemadaman di Sungai Besar Pekaitan, Rohil masih berlangsung sampai sore tadi. Kesulitan masih terjadi karena luas dan angin kencang di siang hari sehingga asap lumayan pekat. Besok akan masuk tambahan tim dari Daops Manggala Agni Pekanbaru menambah kekuatan satgas," kata Ferdian.

Ferdian menegaskan seluruh unsur gabungan terus bekerja di lapangan untuk menekan penyebaran karhutla di berbagai wilayah agar dapat segera terkendali.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Tambah Kekuatan Penanganan Karhutla, Satu Heli Water Bombing BNPB Mendarat di Riau

Lingkungan

Manggala Agni Dikerahkan Padamkan Karhutla Rupat

Lingkungan

11 Daerah di Riau Sudah Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Lingkungan

Pekanbaru Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

Lingkungan

Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis

Lingkungan

Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau