BBKSDA Riau Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan Beruang Madu Pelalawan

Redaksi - Senin, 01 Juni 2026 14:28 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/06/_9572_BBKSDA-Riau-Pasang-Box-Trap-di-Lokasi-Kemunculan-Beruang-Madu-Pelalawan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim BBKSDA Riau memasang Box Trap di lokasi kemunculan beruang di Kerumutan Pelalawan.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Seekor beruang madu (helarctos malayanus) muncul di sekitar permukiman warga Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, dan membuat warga setempat waspada.

Kemunculan satwa liar tersebut sempat terekam video warga dan viral di media sosial pada Jumat (29/5/2026) malam. Satwa liar itu terlihat di belakang rumah warga dan melintas di jalan permukiman.

Setelah menerima laporan dari Lurah Kerumutan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mitigasi guna mengantisipasi potensi konflik antara manusia dan satwa liar.

"Tim Resor KSDA Kerumutan Selatan dan Resor KSDA Kerumutan Tengah langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan," ujar Supartono, Minggu (31/5/2026).

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan langkah mitigasi dengan memasang kandang jebak (box trap) pada Sabtu (30/5/2026).

Pemasangan perangkap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan beruang kembali mendekati kawasan permukiman. Hingga saat ini, beruang madu tersebut belum masuk ke dalam kandang jebak yang telah dipasang petugas.

"Hasil pantauan di lapangan, sejak malam setelah kemunculan pertama, tidak ada lagi laporan warga yang melihat keberadaan beruang di sekitar permukiman. Hingga Minggu siang, masyarakat juga belum melaporkan kemunculan satwa tersebut di lokasi lain," ujar Supartono.

Untuk memastikan kondisi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan satwa itu muncul kembali, tim BBKSDA Riau masih terus bersiaga dan melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi tersebut.

Selain itu, petugas BBKSDA Riau juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, aparat desa, dan masyarakat untuk memantau pergerakan satwa tersebut.

"Menurut hasil identifikasi, lokasi kemunculan beruang tersebut berada di area kebun kelapa sawit milik warga yang berjarak cukup jauh dari kawasan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan," jelas Supartono.

Supartono juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa liar yang dilindungi tersebut.

Bagi warga yang kembali melihat keberadaan beruang madu di sekitar permukiman, diminta untuk segera melapor kepada petugas.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Seram! Harimau Tiba-tiba Lompat ke Motor Agus di Mengkapan Siak

Lingkungan

Pemuda di Dumai Hilang Setelah Diterkam Buaya

Lingkungan

Hingga Dinihari, Warga dan Personil Polsek Gaung Jinakkan Buaya yang Masuk ke Perumahan

Lingkungan

Dalam Waktu Tiga Hari, Dua Nyawa Melayang Akibat Serangan Harimau di Pelalawan

Lingkungan

Dua Hari Dirawat, Nelayan Rohil yang Diterkam Buaya Meninggal Dunia

Lingkungan

Bocah Perempuan di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau, Leher Luka Parah