Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Areal Gambut di Siak

Redaksi - Kamis, 05 Februari 2026 16:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/02/_6909_Tim-Gabungan-Padamkan-Karhutla-di-Areal-Gambut-di-Siak.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim gabungan melakukan pemadaman karhutla di areal gambut Kampung Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comSIAK - Tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam waktu relatif singkat di areal gambut Kabupaten Siak. Luas lahanyang terbakar mencapai satu hektare.

Karhutla diketahui melalui pantauan intensif aplikasi Dashboard Lancang Kuning (DLK). Sebuah titik api muncul di lahan gambut Kampung Benayah, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak. Petugas yang berjibaku akhirnya berhasil melakukan pemadaman sebelum api sempat meluas, Rabu (4/2/2026).

Kapolsek Bungaraya, AKP M. Sihombing menegaskan deteksi dini adalah kunci utama dalam penanganan karhutla di wilayahnya. Begitu alarm peringatan muncul, personel Polsek Bungaraya langsung terjun ke lapangan untuk memimpin operasi pemadaman terpadu.

Aksi cepat ini melibatkan sinergi kuat dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK), hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) serta warga setempat yang bahu-membahu di lokasi kejadian.

"Penggunaan sistem DLK sangat membantu memangkas waktu respons sehingga personel bisa langsung bergerak ke titik koordinat yang tepat segera setelah notifikasi muncul di perangkat mereka," ujar Sihombing Rabu.

Dalam proses pemadaman, tim gabungan mengandalkan mesin pompa air mini striker serta peralatan pendukung lainnya untuk menjangkau titik api di kedalaman gambut.

"Meski akses menuju lokasi memerlukan perjuangan ekstra, tim berhasil menyalurkan air secara efektif guna memutus jalur penyebaran api yang merayap di bawah permukaan tanah," jelasnya.

Kondisi angin yang berubah-ubah menjadi tantangan bagi petugas di lapangan. Api akhirnya berhasil dikendalikan secara sekitar pukul 09.30 WIB. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi lintas sektor berjalan sangat solid demi melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat dari ancaman kabut asap.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar memberikan peringatan keras. Pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab kebakaran serta menelusuri pemilik lahan guna memastikan ada tidaknya unsur kesengajaan.

"Tidak ada toleransi terhadap pembakaran lahan. Jika ditemukan unsur pidana, akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Sepuh.

Api dipastikan telah padam sepenuhnya, namun personel tetap disiagakan di lokasi untuk melakukan proses pendinginan. Langkah ini krusial dilakukan pada lahan gambut guna memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang dapat memicu kebakaran ulang saat cuaca panas menyengat.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Hitungan Jam, TRC BPBD Inhil Taklukkan Dua Titik Karhutla

Lingkungan

Api Masih Menyala di Tanjung Kapal, Alat Berat Dikerahkan

Lingkungan

Tambah Kekuatan Penanganan Karhutla, Satu Heli Water Bombing BNPB Mendarat di Riau

Lingkungan

Manggala Agni Dikerahkan Padamkan Karhutla Rupat

Lingkungan

11 Daerah di Riau Sudah Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Lingkungan

Pekanbaru Status Siaga Darurat Bencana Karhutla