Seram, Warga Siak Berpapasan dengan Harimau Jarak 4 Meter di Kebun Sawit

Redaksi - Sabtu, 10 Januari 2026 17:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/01/_9910_Seram--Warga-Siak-Berpapasan-dengan-Harimau-Jarak-4-Meter-di-Kebun-Sawit.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
jejak kaki harimau Sumatera temuan BBKSDA di Desa Teluk Masjid Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comSIAK - Seorang warga Siak, Zulfikar, mengaku bertemu harimau Sumatera di Dusun 04, Desa Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Saksi menyebutkan perjumpaan tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Kamis (8/1/2026).

Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, Sabtu (10/1/2026) menjelaskan, tim telah dikirim ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat guna memastikan kondisi di lapangan dan meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.

"Hasil pengecekan lapangan yang dilakukan pada Jumat (9/1/2026), ditemukan jejak harimau Sumatera berukuran 12 sentimeter di area perkebunan sawit Koperasi Tinera Jaya, tepatnya di koordinat 1,047200 Lintang Utara dan 102,155600 Bujur Timur," terang Ujang.

Kejadian bermula ketika Zulfikar dalam perjalanan menyusul dua temannya yang lebih dahulu memancing di area perkebunan sawit milik Koperasi Tinera Jaya.

Dalam perjalanan tersebut, Zulfikar merasa seperti diawasi sorot mata dari kejauhan. Dia awalnya menduga sorot itu dari seekor sapi.

Ketika mengarahkan lampu senter ke arah sorot mata tersebut, betapa terkejutnya Zulfikar melihat seekor harimau Sumatera berada sekitar empat meter dari posisinya, terpisah oleh parit antara jalan dan kebun.

Zulfikar yang ketakutan langsung menjauh dan mencari perlindungan hingga mendapati sebuah pondok pekerja koperasi. Di lokasi tersebut, ia juga memperingatkan dua rekannya agar segera berlindung dan tidak melanjutkan aktivitas.

BBKSDA Riau membantah informasi yang menyebut adanya warga diterkam harimau. Informasi itu dipastikan keliru setelah pihaknya mengonfirmasi kepada masyarakat.

"Tidak benar ada warga yang diterkam harimau," tegasnya.

Masih dari hasil pengecekan lapangan, tim menemukan jejak Harimau Sumatera yang mengarah ke kawasan Hutan Produksi (HP) dengan jarak sekitar empat kilometer dari titik perjumpaan.

Tim memperkirakan hanya satu ekor harimau yang melintas di lokasi itu.

BKSDA Riau juga melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar meningkatkan kewaspadaan.

"Meminta warga untuk tidak beraktivitas sendirian, mengutamakan kegiatan secara berkelompok, serta menghindari aktivitas terlalu pagi, sore, dan malam hari yang merupakan waktu aktif Harimau Sumatera," pesannya.

BBKSDA Riau memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi lintas pihak untuk mengantisipasi potensi konflik satwa liar dengan manusia di wilayah tersebut.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

BBKSDA Riau Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan Beruang Madu Pelalawan

Lingkungan

Belasan Gajah Liar Dewasa Masuk Perkebunan Warga Muara Fajar

Lingkungan

Januari hingga April 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 214 Ular, Mulai Piton hingga Kobra

Lingkungan

Penampakan Harimau Sumatera di Duri Field, BBKSDA Riau Sisir Area PHR

Lingkungan

Diterkam Buaya, Warga Batang Sungai Inhil Ditemukan Tewas

Lingkungan

Mangsa Kucing, Ular Piton 6 Meter Ditangkap di Tembilahan