Hari ke 5 Karhutla Desa Karya Indah, Tim Lakukan Pendinginan

Redaksi - Rabu, 02 Juli 2025 21:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/07/_2462_Hari-ke-5-Karhutla-Desa-Karya-Indah--Tim-Lakukan-Pendinginan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim melakukan pemadaman karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar.(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.comKAMPAR - Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, terus berlanjut. Upaya dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Kampar, Polsek Tapung, BPBD dan Mangala Agni.

Memasuki hari kelima, Rabu (02/07/2025), tim fokus memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran meluas akibat tiupan angin.

Kapolres Kampar, AKBP Mihardi menjelaskan, pihaknya telah membagi personel ke sejumlah titik strategis untuk melakukan penyemprotan air demi mempercepat proses pendinginan.

"Hari ini kami bersama tim dari Polres Kampar dan Polsek Tapung melakukan pendinginan lanjutan di hari kelima. Kami membagi tim ke arah utara, selatan, dan tengah untuk melakukan penyemprotan di area-area yang masih ditemukan asap. Di mana masih ada asap, kami langsung lakukan pendinginan," jelas AKBP Mihardi didampingi Kapolsek Tapung, Kompol David Harisman di lokasi Karhutla, Rabu (02/07/2025).

Pemadamqn dilakukan secara menyeluruh agar bara api yang masih tersisa di dalam tanah benar-benar padam. Hingga hari ini, progres pendinginan diperkirakan baru mencapai sekitar 50 persen.

"Kami terus kejar titik-titik asap. Kalau ditemukan, langsung kami semprot lagi supaya pendinginannya bisa sampai ke bawah lapisan tanah. Ini penting karena jika ada angin, api bisa menyala kembali," tambahnya.

Kapolres juga memastikan bahwa ketersediaan air untuk proses pemadaman masih mencukupi. Namun, upaya ini memerlukan intensitas tinggi dan keterlibatan banyak pihak.

Terkait penyebab kebakaran, Polsek Tapung masih melakukan penyelidikan. Hingga saat ini, sebanyak enam orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk aparat desa dan pemilik lahan.

"Kami sedang lidik siapa tersangka dalam kasus pembakaran hutan ini. Sampai saat ini sudah ada enam saksi yang kami periksa, mulai dari aparat desa hingga pemilik tanah. Semua kami klarifikasi untuk mencari titik terang dari kasus ini," jelas Kapolres.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, baik untuk pertanian maupun alasan lainnya.

Proses hukum akan ditegakkan secara tegas kepada siapa pun yang terbukti melakukan pembakaran secara sengaja.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Lingkungan

Karhutla Nihil, OMC di Riau Jalan Terus

Lingkungan

Kekuatan Pemadaman Karhutla Riau Bertambah, Heli Water Bombing BNPB Kembali Mendarat di Riau

Lingkungan

Heli BNPB Mendarat di Riau Hari Ini, Tambah Kekuatan Penanggulangan Karhutla

Lingkungan

Polisi Amankan Tersangka Kasus Karhutla di Teluk Meranti

Lingkungan

Karhutla Pelalawan Terkendali