Hari Keempat Pemadaman 30 Hektare Karhutla di Tapung, Pekanbaru Mulai Berasap

Redaksi - Rabu, 02 Juli 2025 02:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/07/_2362_Hari-Keempat-Pemadaman-30-Hektare-Karhutla-di-Tapung--Pekanbaru-Mulai-Berasap.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim melakukan pemadaman karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar.(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau. Asap ini kiriman dari kebakaran lahan di wilayah Tapung, Kabupaten Kampar.

Total 30 hektare lahan gambut di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung telah terbakar. Untuk memadamkan api, tim dari BPBD Riau, Manggala Agni dan pihak kepolisian telah berupaya melakukan pemadaman sejak empat hari belakangan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur mengatakan, dampak kabut asap telah memasuki wilayah pemukiman dan Kota Pekanbaru.

"Dampaknya adalah asap memasuki pemukiman masyarakat. Jika tidak segera dilakukan pemadaman akan mengganggu udara yang disekitar. Jarak kebakaran dari pemukiman sekitar lima kilometer, tapi karena angin bertiup cukup kencang dan berubah-ubah arahnya. Kemarin sore kami cek angin ke arah barat, tapi pagi-pagi karena bercampur embun sehingga terasa baunya. Hari ini cukup berkurang dari hari kemarin," kata Jim Gafur, Selasa (01/07/2025).

Saat ini pihaknya sedang berjibaku memadamkan api di lokasi. Tim dibantu dengan satu unit helikopter water bombing milik BNPB.

"Ini sudah hari keempat satgas gabungan sudah melakukan upaya pemadaman melalui tim darat maupun udaraenggunakan heli water bombing dan kita terus mengupayakan agar yang di Tapung ini padam," tuturnya.

Untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api cepat meluas, BPBD Riau akan berkoordinasi dengan BNPB untuk meminta tambahan satu unit helikopter water bombing lagi.

"Kita sudah koordinasi dengan BNPB agar heli water bombing ini di tambah di Riau ini mengingat daerahnya cukup luas dan jaraknya cukup jauh.

Apabila memang ada penambahan heli akan memudahkan lenybursn titik api melalui udara. Sekarang cuma satu dan itu kita cukup kewalahan dan kami harapkan nati pada saat Rakor dengan BNPB kami usulkan penambahan heli water bombing," kata dia.

Dalam operasi selama tiga hari, satu unit heli water bombing mampu melakukan penyiraman 169 water drop per harinya dilokasi kebakaran.

"Untuk di Tapung sendiri ini sudah hari ketiga, kemarin sudah dua sorti dilakukan pemadaman oleh heli sebanyak 169 water drop dan cukup signifikan untuk memadamkan api dan mengurangi asap," tukasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem

Lingkungan

Karhutla Nihil, OMC di Riau Jalan Terus

Lingkungan

Kekuatan Pemadaman Karhutla Riau Bertambah, Heli Water Bombing BNPB Kembali Mendarat di Riau

Lingkungan

Heli BNPB Mendarat di Riau Hari Ini, Tambah Kekuatan Penanggulangan Karhutla

Lingkungan

Polisi Amankan Tersangka Kasus Karhutla di Teluk Meranti

Lingkungan

Karhutla Pelalawan Terkendali