Beruang yang Masuk Pemukiman Warga di Gunung Sahilan Kembali Dilepasliarkan

Redaksi - Senin, 26 Mei 2025 20:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/05/_8237_Beruang-yang-Masuk-Pemukiman-Warga-di-Gunung-Sahilan-Kembali-Dilepasliarkan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Beruang madu berhasil dievakuasi BBKSDA Riau dibantu warga. Sebelumnya satwa ini meresahkan warga Gunung Sahilan, Kampar(Foto: Ist)
PEKANBARU - Seekor beruang madu (Helarctos Malayanus) berhasil dievakuasi tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama mitra dan masyarakat, setelah sebelumnya sempat meresahkan warga di Desa Makmur Sejahtera, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, menjelaskan bahwa satwa dilindungi tersebut tertangkap dalam kondisi sehat dan langsung dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan konservasi hutan Riau.

Penanganan dimulai pada Senin, 19 Mei 2025, setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat mengenai kemunculan beruang tersebut di sekitar permukiman. Setelah menerima laporan, Tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

"Kami lakukan survei lokasi, diputuskan untuk memasang kandang jebak di titik terakhir kemunculan beruang. Warga juga dilibatkan secara aktif dalam upaya ini," ujar Supartono.

Upaya pertama sebelumnya dilakukan pada 20 Mei, namun belum membuahkan hasil. "Pada percobaan pertama umpannya habis, tapi pintu jebakan tidak tertutup karena gangguan pada mekanismenya. Sehingga tim kemudian melakukan perbaikan sistem pemicu kandang agar lebih efektif dan tetap aman bagi satwa," jelas Supartono.

Hasilnya, pada Rabu pagi (21/5/2025), seekor beruang madu muda jenis kelamin jantan berhasil tertangkap di dalam kandang jebak. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan dan dipastikan beruang tersebut dalam kondisi sehat dan layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Selain proses evakuasi, tim BBKSDA Riau di lokasi juga mengedukasi warga setempat mengenai pentingnya menjaga jarak aman dengan satwa liar dan tidak melakukan tindakan anarkis jika terjadi konflik.

"Tim di lokasi mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas sendiri di kebun atau ladang, terutama pada pagi dan malam hari. Jika melihat atau mengalami konflik dengan satwa liar, segera laporkan kepada kami agar bisa ditangani secara tepat," pesan Supartono.

Kemunculan beruang ini sebelumnya telah menyebabkan kerugian bagi warga, seperti hilangnya hewan ternak.

"Kabar yang kami terima, warga melaporkan ternak berupa ayam dan kambing ada yang telah dimangsa," tutupnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Lingkungan

Upaya Evakuasi Harimau di Pulau Burung Inhil, BBKSDA Kirim Box Trap ke Desa Danai

Lingkungan

Rentang Januari-Juli 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 72 Ekor Ular di Permukiman Warga

Lingkungan

Buaya Muara Mengamuk di Desa Undan Inhil, Naik ke Darat Kejar Warga

Lingkungan

Seekor Monyet Ditangkap di Tembilahan, BBKSDA Riau Lakukan Identifikasi

Lingkungan

Petani di Pelalawan Diserang Beruang Liar

Lingkungan

Teror Monyet Kian Meresahkan Warga Tembilahan Inhil, Belasan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit