UAS dan Rocky Gerung di Mapolda Riau: Alam Bukan Sekadar Sumber Daya

Redaksi - Sabtu, 10 Mei 2025 19:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/05/_3354_UAS-dan-Rocky-Gerung-di-Mapolda-Riau--Alam-Bukan-Sekadar-Sumber-Daya.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
UAS dan Rocky Gerung saat mengisi kajian subuh di Mapolda Riau.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan pencerahan mendalam dalam kajian subuh di Markas Polda Riau, Sabtu (10/5/2025). Kajian subuh ini mengangkat tema krusial tentang relasi harmonis antara manusia dan alam dalam perspektif Islam.

UAS mengajak jamaah merenungkan peran manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam sebagai amanah Allah SWT. UAS mengibaratkan kekuatan iman dengan kokohnya pohon, menekankan pentingnya ketahanan spiritual sejalan dengan penjagaan alam.

Bahwa kerusakan lingkungan adalah cerminan kegagalan manusia mengemban amanah khalifah, dan bencana alam merupakan teguran untuk kembali pada jalan yang benar.

menyoroti keterkaitan setiap elemen dalam ekosistem, UAS menjelaskan, alam bukanlah sekadar objek eksploitasi dalam Islam, melainkan bagian integral ciptaan Allah dengan tujuan luhur.

"Ketika kita menjaga alam, kita juga menjaga keharmonisan dengan ciptaan Allah lainnya," terangnya dalam kajian yang dihadiri Kapolda Riau Herry Herjawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid itu.

Lebih lanjut, UAS menyoroti kelalaian manusia yang seringkali melupakan bahwa kerusakan alam adalah cermin perilaku mereka. Contoh pembalakan liar dan eksploitasi berlebihan sumber daya alam menjadi ilustrasi bagaimana kerakusan menghancurkan kehidupan.

"Alam itu bagaikan cermin yang merefleksikan perilaku kita," tegasnya.

UAS juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan alam secara fisik, sosial, dan budaya, serta mengedepankan prinsip keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam sesuai ajaran Islam. "Islam mengajarkan kita untuk memperlakukan alam dengan bijaksana," tambahnya.

Pada sesi yang sama, filsuf Rocky Gerung memberikan perspektif ilmiah dan akal sehat mengenai relasi manusia dan alam. Beliau menekankan bahwa ilmu pengetahuan dan spiritualitas harus saling melengkapi dalam upaya memahami dan menjaga alam semesta.

Rocky Gerung mengajak hadirin menyadari bahwa manusia adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem dan memikul tanggung jawab besar menjaga keseimbangan ekologis. "Kita harus melihat alam sebagai sistem yang saling terhubung," ujarnya, menekankan pentingnya berpikir kritis dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, Rocky Gerung menyoroti urgensi pengembangan teknologi berkelanjutan dan inovasi ilmu pengetahuan dalam mengatasi tantangan lingkungan. Menurutnya, kemajuan sains harus diarahkan untuk memulihkan bumi, bukan memperparah kerusakan.

"Akal sehat kita harus mampu membedakan mana kemajuan yang membawa manfaat bagi alam dan manusia," pungkasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:
UAS

Berita Terkait

Lingkungan

Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia

Lingkungan

Anies Baswedan: Generasi Emas Harus Kuasai AI tanpa Kehilangan Integritas dan Daya Kritis

Lingkungan

Bupati Afni Zulkifli Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak di Pekanbaru

Lingkungan

Bupati Afni Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak di Pekanbaru

Lingkungan

Tablig Akbar Ramadan 1447 H PWI Riau Hadirkan UAS

Lingkungan

Kapolres Kuansing Buka Puasa Bersama Insan Pers dan Anak Yatim