TELUKKUANTAN, kabarmelayu.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau akan menindak tegas orang-orang yang menduduki kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh.
"Kalau ada pondok di (hutan lindung) Bukit Betabuh, akan kami bakar," ujar Kepala Dinas LHK Riau, Yulwiriati Moesa kepada wartawan, Jumat (13/1/2017) siang, mengemukakan rencana penyelamatan hutan lindung tersebut.
Yulwiriati mengaku sangat prihatin dengan kondisi Bukit Betabuh. Sebab, hampir separoh sudah disulap menjadi perkebunan sawit.
"Kemaren kami sudah turun dan lihat langsung bagaimana kondisinya. Banyak yang sudah diduduki oleh masyarakat," ujar Yulwiriati.
Karena itu, dirinya bertekad untuk menjaga kawasan yang masih belum 'dijamah' oleh sawit. "Kita fokus, bagaimana mempertahankan yang ada."
"Nah, untuk kawasan yang telah ditanami sawit, kita akan gandeng aparat penegak huku. Kondisi ini sudah saya sampaikan ke Menteri (LHK)," ujar Yulwiriati.
Khusus untuk kebakaran yang melanda Bukit Betabuh, Yulwiriati sudah menyampaikan ke Menteri LHK. Mendapat info tersebut, menteri langsung menerjunkan BBKSDA untuk memadamkan api.
"Sejak kemaren tim BBKSDA sudah turun memadamkan api," ujar Yul.
Karena kawasan Bukit Betabuh berada di perbatasan Riau - Sumbar, Yul sudah berkoordinasi dengan Pemkab Dharmasraya.
"Kita sudah jumpa dengan Pemda Dharmasyara dan mereka juga telah mengerahkan tim memadamkan api yang berada di wilayahnya," pungkas Yul. (goriau.com)